Perilisan MV Opalite Taylor Swift Dibanjiri Kritik soal ICE

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Taylor Swift di MV Opalite.
(Foto: dok. Instagram @taylorswift) Taylor Swift di MV Opalite.
Jakarta - Ada banyak bintang Hollywood yang speak up melawan ICE (Immigration and Customs Enforcement). Tapi Taylor Swift bukan salah satunya. Sikap Mbak Taylor ini dikritik abis-abisan di media sosial.

Kritik makin terasa setelah dia merilis video klip terbaru dari album The Life of A Showgirl, Opalite, pada Jumat (6/2) waktu setempat. Ada yang ngasih sambutan buat kehadiran MV ini, ada juga yang emosional di media sosial.

Mereka yang emosional merasa kecewa. Saat ICE jadi sorotan internasional dan bikin geram bintang Hollywood kayak Pedro Pascal hingga Jamie Lee Curtis, Taylor Swift malah gak bersuara sama sekali soal ini.

Publik geram dengan manuver marketing Taylor Swift, mempromosikan single terbarunya dan jualan vinyl. Menurut mereka, orang dengan platform media sosial berpengikut masif dan punya pengaruh besar kayak Taylor harusnya bicara soal ICE.

Dilansir Newsweek, ada satu Threads yang viral dari akun @the_bibliophile_archives. Isinya kurang lebih begini:

"Taylor merilis varian vinyl baru alih-alih angkat bicara tentang ICE sangat sesuai dengan citranya. Benar-benar memberikan makna baru pada 'Cold as You'."

Cold As You adalah lagu yang dirilis Taylor Swift tahun 2006. Ada di salah satu tracklist album self-titled miliknya sebelum sepopuler sekarang.

Tekanan publik supaya Taylor Swift juga bicara soal ICE jadi makin terasa setelah perilisan MV Opalite. Kalau algoritma media sosial kamu kena ke Taylor Swift, mungkin kamu juga bisa merasakan kekecewaan penggemar dan publik di sana.

ICE, atau Immigration and Customs Enforcement, dibentuk tahun 2003 pasca-9/11 buat ngurus imigrasi ilegal dan kejahatan lintas negara. Masalahnya, praktik razia, penahanan, sampai pemisahan keluarga bikin agensi ini jadi simbol kebijakan imigrasi yang kejam.

Dari era Obama, memuncak di Trump, sampai sekarang, banyak selebritas Hollywood terang-terangan ngecam ICE sebagai institusi yang dehumanizing dan perlu di-reform atau bahkan dibubarkan.

Di Grammy Awards 2026, Billie Eilish pakai momen pidato kemenangannya buat ngomong keras soal ICE. Saat menerima piala Song of the Year untuk Wildflower, dia bilang "No one is illegal on stolen land" (Gak satu pun orang ilegal di tanah hasil curian).

Billie ngajak orang terus berjuang, bersuara, dan protes, lalu tutup ucapannya dengan "F*ck ICE" yang sempat disensor siaran. Pesannya disambut sorak sorai dari banyak artis dan jadi sorotan media global.

(aay/mau)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO