Duh, Kepala Yono Bakrie Nyangkut di Pagar saat Syuting GJLS Berapi-Api

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
yono bakrie
Foto: dok Instagram yonobakrie
Jakarta - Yono Bakrie punya pengalaman tak terlupakan saat menjalani syuting film komedi terbaru, GJLS: Berapi-Api. Bagaimana tidak, Yono harus menjalani adegan saat kepalanya tersangkut di pagar besi.

Tak cuma terlihat menyakitkan di layar, proses pengambilan gambar itu rupanya juga membuatnya harus menjalani fisioterapi.

Yono mengaku menjadi sasaran Trio GJLS yang terdiri dari Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Rupanya, adegan tersebut memang sudah direncanakan sejak awal penulisan naskah dan dieksekusi oleh sutradara Monti Tiwa.

"Pertanyaan pertama saya untuk adegan pager, 'Oke, siapa yang kalian lagi pengen banget siksa?' Terus akhirnya gua tanya kan, 'Gen, Po, Hip, yang saat ini kalian lagi benci banget siapa?' Dan akhirnya mereka menjawab, lalu kita akomodasi (Yono Bakrie)," ungkap Monty Tiwa dalam press screening di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan..

Alih-alih sekadar berpura-pura kesakitan, Yono mengaku tubuh dan kepalanya benar-benar ditarik oleh Rigen, Rispo, dan Hifdzi. Ia bahkan menyebut pengalaman syuting film itu membuatnya harus menjalani fisioterapi setelah pulang ke rumah.

"Teman-teman, kalau ditanya bagaimana perasaannya syuting di GJLS Berapi-api, saya jawab: Fisioterapi! Jujur, saya pulang dari situ fisioterapi, teman-teman," curhat Yono Bakrie disambut tawa.

Yono kemudian membandingkan pengalamannya syuting bersama aktor profesional dengan Trio GJLS. Menurutnya, adegan yang seharusnya dilakukan dengan akting justru dijalani dengan tarikan sungguhan.

"Kalau syuting bareng aktor kondang, bisa akting. Nah ini kan tiga orang ini (Trio GJLS) apa... tolol! Ditariknya tuh beneran! Kena kepalaku tetap, baru sadar hari ini, kayak orang nggak sekolah. Calling-an jam 6 pagi, kelar adegan itu seharian sampai jam 6 sore. Coba, ketawa 5 menit coba!" lanjutnya disambut tawa.

Keluhan Yono itu semakin mengundang tawa para hadirin. Ia mengaku harus menjalani proses syuting sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dengan adegan kepala tersangkut pagar menjadi salah satu pengalaman paling melelahkan baginya.

Di sisi lain, Ananta Rispo mengakui adegan menarik Yono dari pagar menjadi salah satu bagian film yang paling membekas. Ia bahkan sempat merasa bimbang karena harus melakukan adegan tersebut kepada sahabatnya sendiri.

Film GJLS Berapi-Api mengangkat kisah profesi pemadam kebakaran (damkar) dengan balutan komedi. Film ini mengikuti perjalanan tiga sahabat yang bercita-cita menjadi petugas damkar, tetapi gagal dalam tes fisik. Mereka kemudian terlibat dalam berbagai tugas di luar pemadaman api hingga akhirnya menghadapi misi penyelamatan anak-anak dari sindikat kejahatan.

Dibintangi Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, serta disutradarai Monty Tiwa, film produksi Amadeus Sinemagna dan GJLS Entertainment ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

(fbr/ass)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO