Sacha Baron Cohen menyampaikan apresiasinya kepada tim produksi serial Marvel Ironheart atas tenggang rasa dan sensitivitas mereka terhadap latar belakang dirinya sebagai seorang aktor Yahudi.
Aktor yang pernah tiga kali masuk nominasi Oscar ini mengungkapkan bahwa para produser dan sutradara serial Disney+ tersebut ingin memastikan ia tidak merasa tersinggung saat ditawari peran Mephisto-karakter iblis yang sering kali dikaitkan dengan wujud setan.
"Itu adalah pertemuan yang sangat luar biasa ketika peran tersebut ditawarkan kepada saya," ungkap Cohen dalam sesi rekaman langsung podcast Happy Sad Confused dilansir dari Deadline.
"Tim produser dan sutradaranya hampir seluruhnya adalah orang kulit hitam. Mereka berkata, 'Kami ingin menawarkan peran Mephisto kepada Anda, tetapi kami sadar akan stigma serta asosiasi negatif secara historis antara kaum Yahudi dan iblis. Kami ingin memastikan Anda tidak merasa tersinggung dengan penawaran ini'. Itu adalah pernyataan yang sangat penuh pertimbangan dan empati. Saya pun menjawab, 'Ya, saya tidak masalah'," lanjutnya.
Cohen menambahkan pendekatan tersebut memiliki arti besar baginya.
"Sebagai orang Yahudi, terkadang kami merasa tidak dilihat atau dipahami, seolah orang lain tidak bisa berempati dengan penderitaan yang kami alami. Jadi, ketika tim produksi dan sutradara yang semuanya Kulit Hitam ini menunjukkan empati sebegitu besarnya, itu menjadi momen di mana kami merasa benar-benar dihargai. Itu adalah pengalaman yang luar biasa," jelasnya.
Karakter Mephisto yang diperankan oleh Cohen sendiri pertama kali dimunculkan pada episode pamungkas musim pertama Ironheart, di mana ia menawarkan jubah berpenutup kepalanya kepada karakter Parker yang diperankan oleh Anthony Ramos untuk membantu mewujudkan keinginannya.
Simak Video "Video Kala Thor Bersimpuh dan Berdoa di Cuplikan 'Avengers: Doomsday'"
(ass/pus)