Kontemplasi Matthew McConaughey: Ngungsi ke Gurun dan Baca Komen Negatif

Asep Syaifullah
|
detikPop
NEW YORK, NY - JANUARY 17:  Actor Matthew McConaughey attends The World Premiere of Gold hosted by TWC - Dimension with Popular Mechanics, The Palm Court & Wild Turkey Bourbon at AMC Loews Lincoln Square 13 theater on January 17, 2017 in New York City.  (Photo by Mike Coppola/Getty Images)
Foto: Matthew McConaughey ( Mike Coppola/Getty Images)
Jakarta - Ada banyak cara yang biasa digunakan untuk menepis kritik dan komentar negatif yang mempengaruhi aspek kehidupan kita, khususnya dalam berkarya.

Nah Matthew McConaughey punya cara yang beda nih. Dia milih untuk menabung komentar-komentar negatifnya itu selama puluhan tahun dan baru meluangkan waktu berhari-hari untuk membacanya.

Dalam podcast Build or Break bersama pendiri Kind, Daniel Lubetzky, McConaughey mengungkapkan bahwa ia pernah sengaja mengurung diri selama dua hari penuh di gurun hanya untuk membaca seluruh ulasan negatif tentang aktingnya selama 20 tahun kariernya.

Dengan gaya khasnya, aktor berusia 56 tahun itu awalnya bercanda ia sempat menganggap para kritikus yang memuji filmnya sebagai orang-orang paling cerdas.

Namun, ia kemudian menceritakan bagaimana ia mengumpulkan berbagai ulasan buruk yang ditujukan kepadanya ke dalam sebuah buku tebal, lalu membawanya ke gurun pasir di Texas Barat untuk dibaca satu per satu.

"Saya membaca semuanya. Semua ulasan negatif itu. Saya duduk, dan hanya itu yang saya lakukan selama dua hari. Itu sangat berat," ujar McConaughey mengenang pengalamannya.

Dari eksperimen mental yang melelahkan itu, McConaughey memetik pelajaran berharga tentang cara membedakan kebencian personal dengan kritik yang membangun. Ia menyadari bahwa kritikus terbagi menjadi dua kategori utama.

Kategori pertama adalah orang-orang yang memang sejak awal tidak menyukai dirinya.

"Dari kalimat pertamanya saja, saya sudah tahu, 'Oh, orang ini memang sentimen sama saya.' Tidak peduli apakah mereka menonton filmnya atau tidak, mereka memang tidak menyukai saya dan pasti akan menulis ulasan buruk," jelasnya.

Sementara itu, kategori kedua adalah kritikus sejati atau bahkan penggemar yang memberikan umpan balik objektif. Dari ulasan kelompok inilah ia melakukan instrospeksi diri.

"Ulasan lainnya membuat saya berpikir, 'Orang ini ada benarnya.' Mereka sebenarnya penggemar saya, tetapi apa yang saya harapkan dari penampilan saya tidak tersampaikan dengan baik kepada mereka. Di mana saya gagal dalam mengambil keputusan peran? Ini adalah kritik yang membangun," tambahnya.

Bagi bintang Interstellar ini, latihan ekstrem tersebut membantunya untuk lebih bijak memilah mana kritik yang harus diabaikan karena dilandasi rasa tidak suka, dan mana kritik objektif yang bisa ia jadikan bahan pelajaran untuk memperbaiki kualitas aktingnya di masa depan.

(ass/pus)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO