Paul Rudd Setop Bawa Smartphone ke Lokasi Syuting
Dalam acara New York Film Festival (NYFF) saat mempromosikan film terbarunya, A Statement, Rudd mengaku bahwa dirinya mengalami kecanduan gawai sama seperti masyarakat pada umumnya.
"Saya ini kecanduan seperti orang lain pada umumnya," ujar Rudd.
Ia bahkan secara blak-blakan menyebut bahwa keberadaan ponsel pintar dan penggunaannya yang tak terkendali kini "turut memfasilitasi kehancuran kita sendiri."
Langkah Paul Rudd yang membatasi penggunaan gawai selama proses syuting didukung oleh keputusan sutradara film A Statement, Tom McCarthy, yang menetapkan kebijakan bebas ponsel di area syuting.
Aturan ini rupanya memberikan kesan mendalam bagi Rudd dalam membangun dinamika antar-pemain.
"Dunia telah berubah sejak adanya ponsel. Kita tidak lagi saling menatap atau berbicara satu sama lain dengan cara yang sama seperti dulu," ungkap Rudd.
"Sekarang, [dengan adanya larangan ponsel], kami dipaksa untuk benar-benar menghabiskan waktu bersama dan mengobrol. Karena bekerja di lokasi syuting film yang berlatar 1980 dan berpakaian dengan gaya masa itu, rasanya seperti, 'Oh ya, saya ingat ini. Ini terasa seperti masa lalu ketika orang-orang duduk bersama dan saling berbicara satu sama lain.'"
Aktris Amy Ryan, yang turut membintangi film tersebut, juga menyambut hangat aturan ini.
Menurutnya, bekerja tanpa gangguan notifikasi dan kebiasaan doomscrolling membuat suasana kerja antar-pemeran menjadi jauh lebih fokus, terhubung, dan kaya akan interaksi sosial.
Film A Statement sendiri merupakan karya terbaru Tom McCarthy yang melakukan tayang perdana (world premiere) di ajang New York Film Festival ke-64.
Film bergenre drama sejarah ini menceritakan tentang sekelompok aktivis lingkungan, ilmuwan, dan pembuat kebijakan yang berkumpul pada 1980 untuk membahas laporan ilmiah pemerintah mengenai perubahan iklim.
Selain Paul Rudd dan Amy Ryan, film ini juga dibintangi oleh Paul Giamatti dan John Turturro.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
