Trio GJLS Rela Pakai Baju Damkar Seberat 10 Kg demi Hadapi Api Sungguhan
Ananta Rispo membeberkan kostum pemadam kebakaran yang dikenakan para pemain memiliki bobot yang tidak main-main dan sangat menguras stamina di lokasi syuting.
"Kita harus syuting pakai fire jacket-nya punya damkar asli dan itu fire jacket-nya sendiri tuh hampir 10 kilo beratnya. Belum lagi helm dan tabung dan makanya itu lumayan sangat menguras tenaga gitu," kata Ananta Rispo saat konferensi pers di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026).
Tantangan tersebut semakin berlipat ganda karena pihak produksi tetap menggunakan kobaran api sungguhan untuk memunculkan ketegangan yang nyata di depan kamera.
"Kita benar-benar berhadapan dengan api beneran gitu, walaupun ada CGI kan tapi apinya kayak itu api beneran gitu, jadi emang panas banget gitu. Jadi respek buat seluruh damkar di Indonesia," ujar Ananta Rispo.
Rigen Rakelna membenarkan kerasnya medan syuting yang mereka hadapi. Ia bahkan menyebut Carissa Perusset, Aurra Kharishma, Inayma, Sadha Triyudha, dan Nigel Siwabessy, memikul beban yang lebih berat karena dituntut tampil sangat terlatih.
"Mereka beneran beneran ada yang beneran celaka sama api tuh mereka latihan. Jadi beneran nyiram pakai api gede, kalau tadi kita lihat di teaser itu beneran mereka," tutur Rigen Rakelna.
Aurra Kharisma yang tergabung dalam tim Algojo Api mengaku menjalani pelatihan ketat di markas komando pemadam kebakaran. Menurutnya, tuntutan karakter sebagai instruktur membuat para pemeran tidak boleh memperlihatkan rasa canggung saat memegang peralatan damkar.
"Lebih challenging sih karena kita berlima benar-benar harus terlihat profesional karena kita inspektur di sini," ujar Aurra Kharisma.
Film produksi Amadeus Sinemagna bersama GJLS Entertainment ini memadukan komedi khas trio GJLS dengan intrik aksi dan drama penyelamatan damkar. Film GJLS: Berapi-Api dijadwalkan tayang serentak di bioskop-bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
