×
Ad

Reaksi Herjunot Ali Usai 5cm: Revolusi Hati Dirujak Netizen

Dicky Ardian - detikPop
Jumat, 25 Sep 2026 16:26 WIB
Herjunot Ali (Foto: ist)
Jakarta -

Herjunot Ali ikut menanggapi ramainya respons netizen terhadap 5cm: Revolusi Hati. Lewat Instagram Story di akun @herjunotali.studio, ia menjawab seorang warganet yang berharap film terbaru tersebut bisa memenuhi ekspektasi.

"Pasti sesuai, tenang aje. Tonton klo dah tayang, ceritanya kan tentang gw pas SMP. Sebelum jadi Andy Warhol!!!!" tulis Herjunot melalui Instagram Story.

Jawaban singkat tersebut malah bikin rasa penasaran terhadap cerita Zafran saat masih SMP semakin besar. Pasalnya, karakter yang sebelumnya identik dengan sosok pendaki dalam 5 cm (2012) kini bakal diperlihatkan dari sisi yang jauh lebih muda.

5cm: Revolusi Hati merupakan prekuel dari film 5 cm (2012) yang mengangkat kisah masa SMP Zafran. Kali ini, Zafran muda diperankan oleh aktor remaja Roman King, sementara filmnya disutradarai Emil Heradi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada akhir 2026.

Sejak teaser dirilis, sejumlah detail langsung jadi bahan obrolan. Mulai dari usia para pemain yang masih belia, premis anak SMP yang sudah bisa bepergian naik kapal, sampai perubahan soundtrack yang cukup berbeda dari film pertamanya.

Perubahan paling mencolok juga terlihat dari latar petualangannya. Kalau 5 cm identik dengan pendakian Gunung Semeru, Revolusi Hati justru membawa cerita ke petualangan bahari dan memperkenalkan ekosistem laut Indonesia.

Pemilihan pemain pun gak luput dari sorotan. Roman King dipercaya memerankan Zafran muda, sementara beberapa netizen memperdebatkan visual para pemain yang dinilai terlalu berwajah blasteran untuk karakter dengan nama lokal seperti Asep atau Astri.

Soundtrack-nya juga ikut dibandingkan dengan film pertama yang lekat dengan lagu-lagu Nidji seperti Rahasia Hati. Dalam teaser terbaru, musik hiphop justru digunakan dan dianggap lebih menyesuaikan dengan selera pendengar Gen Z.

Di tengah pro-kontra tersebut, Roman King sendiri memilih menjadikan ekspektasi terhadap Zafran sebagai motivasi. Ia mengaku menghormati karakter ikonik yang sebelumnya dibangun Herjunot Ali dan ingin menghadirkan Zafran versi dirinya sendiri di bawah arahan produser Sunil Soraya.

Sementara Ali Fikry yang memerankan Asep juga memilih gak terlalu ambil pusing dengan komentar miring di media sosial. Para pemain muda tersebut lebih memilih fokus menyelesaikan proses produksi dan membiarkan hasil akhirnya berbicara ketika film sudah tayang.



Simak Video "Video: Festival Film Indonesia Bukan Cuma soal Malam Penghargaan"

(dar/dar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork