Hanung Bramantyo Ungkap Proyek Remake Film G30S/PKI yang Dicekal
Proyek tersebut berawal dari pernyataan Presiden Jokowi pada periode pertama kepemimpinannya yang menginginkan adanya versi baru film G30S/PKI agar lebih relevan bagi generasi milenial.
Hanung Bramantyo menyebut kala itu dirinya sangat antusias menyambut tantangan tersebut dan langsung melakukan langkah-langkah produksi yang sangat serius.
"Beliau (Presiden Jokowi) pernah bilang di tanggal 30 September itu, beliau pengen ada orang yang membuat atau melakukan remake atas film G30S/PKI yang bisa dinikmati, yang sangat milenial. Kita menyambut dong, sebagai sutradara langsung excited. Wah gila nih!" kata Hanung Bramantyo saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
Persiapan produksi saat itu diklaim sudah mencapai tahap yang sangat matang. Suami Zaskia Adya Mecca itu mengungkapkan dirinya tidak kesulitan dalam mencari dukungan finansial maupun jajaran tim produksi karena besarnya skala proyek sejarah yang akan digarap tersebut.
"Oke, produser sudah kumpul, sudah macam-macam gitu kan. Sudah ada penyandang dananya segala macam gitu kan. Sudah kita niat banget, riset ke mana-mana gitu kan," bebernya.
Namun, antusiasme tersebut harus berakhir dengan kekecewaan karena proyek itu mendadak dihentikan hanya dalam waktu satu bulan setelah persiapan dimulai. Hanung Bramantyo mengaku mendapatkan informasi rencana produksi tersebut tidak boleh dilanjutkan dengan alasan situasi yang dianggap belum kondusif untuk mengangkat isu sensitif tersebut secara gamblang.
"Akhirnya kemudian tiba-tiba sebulan kemudian dibilang batal gitu, 'Gak boleh'. 'Alasannya kenapa?' Katanya, 'Situasinya belum memungkinkan'. 'Padahal itu Bapak Presiden sendiri yang bilang?', 'Ya pokoknya dibilang jangan'," terangnya.
Kegelisahan Hanung terhadap proyek sejarah yang terhenti itu akhirnya menemukan jalan keluar saat pandemi Covid-19. Suasana teror kematian yang tidak terlihat serta suara sirine ambulans yang mencekam setiap hari membangkitkan kembali memori teror sejarah yang sempat ia riset, namun kali ini ia tuangkan ke dalam balutan genre horor lewat film Lobang Buaya.
Baca juga: Udah Tahu Sejarah Logo S di Superman? |
"Daripada saya gila, lebih baik saya lupakan semua proyek sejarah murni itu dan merombaknya menjadi sebuah sinopsis berjudul 'The Hole' atau 'Bolong' yang akhirnya menjadi film 'Lobang Buaya' ini," pungkasnya.
Film Lobang Buaya sendiri diproduksi oleh Adhya Pictures dan dijadwalkan akan meneror penonton di bioskop mulai 1 Oktober 2026. Film ini menggeser fokus dari peristiwa penculikan jenderal menuju ketegangan sosial yang terjadi di sebuah desa pada tahun 1964.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
