Universal Kunci Kolom Komentar Usai Trailer The Odyssey Tembus 450 Ribu Dislike

Asep Syaifullah
|
detikPop
Penampilan Tom Holland di film The Odyssey (2026).
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Hubungan antara pihak studio raksasa Universal Pictures dengan para penggemar film tampaknya sedang berada di titik didih. Menjelang perilisan film epik terbaru sutradara kondang Christopher Nolan, The Odyssey, Universal mengambil langkah ekstrem dengan mengunci kolom komentar (replies) pada unggahan foto photocall para pemeran di platform X (Twitter).

Langkah defensif ini diambil setelah trailer hitung mundur (countdown trailer) film tersebut dihujani sentimen negatif yang masif di YouTube, dengan angka dislike yang meroket hingga hampir 450.000.

The Odyssey sebenarnya diproyeksikan sebagai salah satu film terbesar tahun ini. Namun, adaptasi epa ik klasik karya Homerus ini justru memicu kontroversi besar di kalangan netizen dan pencinta film karena beberapa alasan krusial:

Pilihan Casting yang Dianggap "Meleset": Keputusan Nolan menunjuk Matt Damon sebagai Odysseus, ditambah deretan bintang modern seperti Tom Holland, Zendaya, hingga Lupita Nyong'o, menuai kritik tajam karena dinilai kurang merepresentasikan aktor keturunan Yunani asli.

Dialog Modern yang Cringe: Penonton dibuat garuk-garuk kepala karena penggunaan bahasa modern yang dinilai tidak cocok untuk film berlatar sejarah kuno.

Dialog seperti Robert Pattinson yang menyebut kata "daddy" serta Matt Damon dengan celetukan "Let's gooooooo" dianggap merusak atmosfer film.

Sentuhan Musik yang Kurang Pas: Nolan dikabarkan enggan menggunakan musik orkestra klasik dan justru merekrut rapper Travis Scott untuk mengisi elemen musik (sebagai narator/bard). Langkah anachronistik ini dinilai terlalu melenceng jauh dari estetika mitologi Yunani.

Langkah Melihat gelombang protes yang tidak kunjung reda, Universal Pictures memilih untuk "menutup telinga" di media sosial. Saat membagikan foto-foto para pemeran utama yang berkumpul di London menjelang world premiere, Universal langsung mengunci kolom balasan di platform X agar netizen tidak bisa memberikan komentar miring.

Strategi mematikan kolom komentar atau menuduh balik penggemar sebagai pihak yang "beracun" (toxic) kini kerap menjadi jalan pintas studio Hollywood saat film mahal mereka terancam flop akibat protes massal online.

Meskipun angka dislike trailer ini mencetak rekor terburuk sepanjang karier penyutradaraan Christopher Nolan, laporan awal menunjukkan bahwa angka penjualan tiket pre-sale untuk film yang dijadwalkan tayang pertengahan Juli ini masih tergolong kuat.

Apakah film dengan modal $250 juta ini mampu membungkam kritik saat tayang nanti, atau justru menjadi kegagalan besar pertama bagi Nolan? Kita tunggu saja.

Bagaimana tanggapanmu mengenai keputusan Universal yang mengunci kolom komentar ini-apakah tindakan tersebut sudah tepat untuk melindungi privasi para aktor, atau justru bentuk kepanikan studio?


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO