Era 1990-an menjadi masa keemasan bagi industri perfilman Hong Kong. Di antara deretan bintang besar yang bersinar saat itu, nama Sharla Cheung (Zhang Min) menempati posisi ikonik di hati para penonton.
Dikenal berkat parasnya yang menawan dan kemampuan aktingnya yang adaptif, Sharla menjadi salah satu "Sing Girl" (sebutan bagi aktris pendamping Stephen Chow) yang paling membekas di ingatan penonton.
Kolaborasi apik antara Sharla Cheung dan sang Raja Komedi Asia, Stephen Chow, melahirkan lebih dari 10 judul film yang tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga membentuk budaya pop modern.
Baca juga: Jatuh Bangun Sharla Cheung Si Sing Girls |
Nama Sharla Cheung langsung melesat ke puncak popularitas ketika dipasangkan dengan Stephen Chow. Melalui film-film hit seperti All for the Winner (1990) dan Fight Back to School (1991), keduanya berhasil mengukuhkan genre komedi mo lei tau-gaya humor slapstick khas Hong Kong yang absurd dan gak masuk akal.
Di film All for the Winner-yang merupakan parodi dari film God of Gamblers-akting mereka sukses membawa film tersebut memecahkan rekor box office Hong Kong kala itu dengan meraup pendapatan lebih dari 40 juta dolar Hong Kong.
Karakter Sharla sebagai "Yee Mong" (Impian Indah) menjadi sangat ikonik karena penampilannya yang memikat sekaligus menjadi penyeimbang komedi liar dari Stephen Chow.
Meskipun namanya besar berkat film komedi bersama Stephen Chow, Sharla Cheung membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar aktris pemanis.
Ia adalah aktris yang mandiri dan berani mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari film laga, drama, hingga wuxia (pendekar).
Beberapa film populer lainnya yang ia bintangi di luar proyek bersama Stephen Chow meliputi:
God of Gamblers (1989): Beradu akting dengan Chow Yun-fat dan Andy Lau.
Dance with Dragon (1991): Film komedi romantis bersama Andy Lau yang mengantarkan Sharla masuk dalam nominasi Best Actress di ajang Hong Kong Film Awards.
Kung Fu Cult Master (1993): Berperan sebagai karakter ikonik Zhao Min, berpasangan dengan Jet Li.
Pada 1995, di saat popularitasnya masih sangat tinggi, Sharla memutuskan untuk berpindah haluan ke belakang layar. Ia mencoba peruntungannya sebagai produser lewat film Dream Lover dan Romantic Dreams.
Sayangnya, kedua proyek tersebut kurang sukses di pasaran secara komersial. Mengalami kerugian bisnis dan sempat tertipu utang piutang oleh rekan-rekannya hingga puluhan miliar rupiah, Sharla perlahan mulai menarik diri dari gemerlapnya dunia hiburan.
Sempat kembali membintangi beberapa serial televisi di awal 2000-an seperti Zhanguo Hongyan Xi Shi dan Diao Chan, ia akhirnya benar-benar memutuskan untuk pensiun.
Kini, wanita kelahiran Shanghai tersebut memilih menjalani kehidupan yang jauh dari sorotan publik. Ia fokus mendalami ajaran Buddha, aktif dalam kegiatan sosial, dan menikmati masa tuanya dengan damai bersama pasangan setianya.
Meskipun telah lama meninggalkan layar lebar, bagi para pencinta sinema Hong Kong, Sharla Cheung tetaplah sosok visual tercantik yang pernah mendampingi masa-masa kejayaan Stephen Chow di era 90-an.
Simak Video "Sutradara Film 'Shaolin Soccer' Bakal Bikin 'Shaolin Women's Soccer'"
(ass/tia)