Sutradara Moana Buka Suara di Balik Kontroversi Wig Maui 3 Kg

Asep Syaifullah
|
detikPop
Moana Live Action (2026).
Foto: Dok. Disney
Jakarta - Sejak foto-foto bocoran lokasi syuting film live-action Moana beredar, penampilan Dwayne "The Rock" Johnson sebagai Maui menjadi perbincangan hangat. Fokus utama netizen adalah rambut palsu (wig) yang dianggap kurang natural dibandingkan versi animasinya.

Menanggapi hal tersebut, sutradara Thomas Kail akhirnya memberikan penjelasan mendalam, baik dari sisi estetika maupun tantangan teknis yang ekstrem.

Kail menjelaskan (via EW pada 26 Maret) bahwa transisi karakter dari animasi ke dunia nyata selalu sulit. Tim produksi ingin memastikan rambut Maui tetap memiliki volume ikonik namun tetap terasa "nyata" di lingkungan laut.

"Kami tahu rambut itu harus memiliki volume yang nyata (real lift)," ujar Kail.

Ia menekankan bahwa karena sebagian besar adegan dilakukan di atas air, pertanyaan tentang "bagaimana tampilannya saat basah?" menjadi diskusi panjang selama masa produksi.

Fakta mengejutkan terungkap mengenai beban fisik yang harus ditanggung Dwayne Johnson selama syuting. Kail membeberkan bahwa wig tersebut dirancang khusus untuk menghadapi elemen air, namun hal itu mendatangkan konsekuensi berat.

Moana Live Action (2026).Moana Live Action (2026). Foto: Dok. Disney

* Berat Ekstra: Saat basah kuyup terkena air laut, wig tersebut menjadi 7 pon (sekitar 3,2 kg) lebih berat dari berat aslinya.
* Ketahanan Aktor: Dwayne Johnson harus mengenakan beban tambahan 3 kilogram di kepalanya tersebut selama berjam-jam setiap hari saat melakukan adegan di perairan Samudra Pasifik.

Selain masalah teknis, penggunaan wig ini juga merupakan upaya tim untuk tetap menghormati representasi budaya Polinesia dengan konsultasi dari para ahli.

Kail meyakinkan penggemar bahwa apa yang terlihat di foto bocoran kamera ponsel akan tampak sangat berbeda dan jauh lebih epik setelah melewati proses post-production dan color grading di hasil akhir filmnya nanti.

Sentimen negatif ini memicu kekhawatiran bahwa Moana akan mengikuti jejak The Little Mermaid (2023) dan Snow White (2025). Kedua film tersebut sempat didera backlash serupa di media sosial dan akhirnya gagal mencapai angka box office fantastis yang biasanya diraih oleh film remake Disney lainnya.

Meski dihujat habis-habisan soal wig, ada satu fakta yang tidak bisa dibantah: kekuatan franchise Moana tetap luar biasa. Trailernya telah menembus angka 200 juta penayangan dalam waktu singkat.

Angka ini menjadi indikator kuat bahwa rasa penasaran publik terhadap petualangan Moana mungkin jauh lebih besar daripada sekadar urusan rambut palsu yang buruk. Apakah kualitas cerita dan musiknya nanti mampu membungkam para kritikus? Kita harus menunggu hingga film ini resmi tayang pada 10 Juli 2026.

(ass/aay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO