×
Ad

Netflix Beli Studio AI Milik Ben Affleck Rp 10 T

Asep Syaifullah - detikPop
Kamis, 12 Mar 2026 17:01 WIB
Foto: Unsplash/Freestocks
Jakarta -

Rencana Netflix untuk mengakuisisi InterPositive, studio yang membuat AI tools untuk kebutuhan pembuatan film milik Ben Affleck, sepertinya bakalan terwujud.

Dalam kabar terbaru (via Bloomberg pada 12 Maret) diketahui jika Netflix akan menggelontorkan dana sebesar $ 600 juta atau senilai Rp 10,14 triliun jika perjanjian tersebut tercapai di antara kedua belah pihak.

Sementara uang muka yang dibayarkan oleh layanan OTT tersebut di bawah jumlah tersebut. Namun sayangnya hingga saat ini pihak Netflix masih menolak untuk berkomentar.

Pada 5 Maret lalu Netflix mengumumkan akan mengakuisisi perusahaan yang memiliki 16 pegawai itu. Rencana ini muncul setelah mereka gagal membeli Warner Bros.

Menurut bos Netflix, Ted Sarandos, tujuan utama mereka memilih studio AI bukan cuma potong anggaran. Mereka mau pakai AI buat bantu proses kreatif yang ribet, jadi sineas bisa fokus ke cerita.

Kalau dihitung-hitung, Netflix tiap tahun invest puluhan miliar dolar buat konten. Dengan kurs sekarang (Rp17.019/USD), anggaran mereka yang sekitar $17 miliar itu setara dengan Rp289,3 triliun! Gede banget, kan?

Meskipun AI makin jago bikin cerita, hasil riset menunjukkan kalau penonton sebenarnya masih lebih sreg sama karya yang ditulis manusia. Jadi, Netflix nggak bakal nekat pakai AI buat bikin skenario dari nol, tapi lebih ke alat bantu biar visual atau efeknya makin seamless.

Netflix sadar kalau sekarang saingannya bukan cuma bioskop, tapi juga kreator di YouTube atau TikTok yang makin jago pakai AI. Makanya, mereka nggak mau ketinggalan tren ini supaya kualitas tontonan kita tetap juara.

Sarandos bilang kalau AI itu cuma alat, kayak kamera atau efek CGI zaman dulu. Intinya tetap di cerita yang bagus. Jadi jangan bayangin film Netflix bakal jadi "film buatan mesin" sepenuhnya ya, mereka cuma mau bikin pengalaman nonton kita jadi 10% lebih memuaskan.

InterPositive dibikin oleh Ben Affleck pada 2022 dan perusahaan tersebut melatih model AI untuk mengikuti logika visual dan konsistensi editorial sambil menambahkan batasan untuk melindungi maksud kreatif.

Kesepakatan ini terjadi ketika industri media mulai menerima penggunaan AI untuk konten setelah sebelumnya muncul kekhawatiran tentang lapangan kerja dan hak kekayaan intelektual.

Apalagi sebelumnya Disney bahwa mereka akan mengizinkan OpenAI untuk menggunakan karakter dari franchise Star Wars, Pixar, dan Marvel untuk generator video AI Sora milik OpenAI.



Simak Video "Video: Netflix Umumkan Akuisisi Warner Bros."

(ass/tia)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork