Christian Bale Rela Jalani Makeup 6 Jam Setiap Hari untuk Frankenstein
Namun, transformasi kali ini tidak hanya mengandalkan perubahan berat badan, melainkan keajaiban teknis makeup prostetik yang sangat menyiksa.
Dalam laporan terbaru Variety (4/2/2026) terungkap Bale harus duduk di kursi makeup selama enam jam setiap harinya sebelum syuting dimulai.
Proses ini dilakukan untuk menciptakan detail tekstur kulit yang dijahit, bekas luka yang dalam, dan tampilan fisik monster yang belum pernah dilihat sebelumnya dalam adaptasi layar lebar.
"Saya akan berteriak sekeras-kerasnya, setiap hari. Hanya untuk [melepaskan] rasa putus asa dan semua kekangan yang harus Anda tunjukkan saat duduk diam selama itu," ujar Bale mengenai caranya agar tidak "menjadi gila" di tengah proses makeup enam jam tersebut.
Sutradara Maggie Gyllenhaal memuji dedikasi Bale meskipun harus menghadapi proses persiapan yang sangat panjang dan melelahkan tersebut.
Meskipun tampilannya sangat menyeramkan, Bale menekankan bahwa perannya dalam The Bride bukan sekadar tentang penampilan fisik.
Film ini akan mengambil latar tahun 1930-an di Chicago dan memberikan sentuhan baru pada kisah klasik karya Mary Shelley. The Bride bukan hanya tentang monster Frankenstein.
Film ini menceritakan tentang monster tersebut yang melakukan perjalanan ke Chicago tahun 1930-an untuk meminta bantuan seorang pria bernama Euphronius guna menciptakan seorang pendamping (pasangan) untuknya.
Namun, ketika mereka menghidupkan kembali seorang wanita muda yang terbunuh (diperankan oleh Jessie Buckley), hasilnya adalah sosok "The Bride" yang melampaui kendali mereka berdua, memicu percikan gairah, romansa, dan gerakan sosial yang radikal.
Lewat pendekatan Maggie Gyllenhaal yang lebih mengarah pada elemen romansa-gotik dan performa fisik Bale yang ekstrem, banyak kritikus memprediksi film ini akan menjadi kontender kuat di musim penghargaan.
The Bride dijadwalkan akan mengguncang layar lebar secara global pada 6 Maret 2026.
(ass/pus)











































