Deretan Drama China Paling Banyak Ditonton 2025
Berikut 7 drama China yang paling banyak ditonton sepanjang tahun 2025:
1. Hidden Love
Drama China Hidden Love. Foto: Dok. Netflix |
Sinopsis
Sang Zhi jatuh cinta diam-diam pada Duan Jiaxu, teman akrab kakaknya, sejak ia masih remaja. Sempat menjauh karena perbedaan usia dan situasi, mereka bertemu kembali saat Sang Zhi kuliah. Perasaan yang dulu terpendam mulai berbalas, mengubah hubungan "kakak-adik" menjadi kisah cinta yang dewasa.
Ulasan
* Visual & Chemistry: Skor 10/10 untuk interaksi Zhao Lusi dan Chen Zheyuan. Tatapan mereka bikin penonton ikut berdebar.
* Alur: Sangat manis dan minim konflik berat (low angst). Fokus pada pertumbuhan karakter dari cinta monyet ke hubungan yang serius.
* Vibe: Estetik, hangat, dan bikin ketagihan. Cocok banget buat kamu yang butuh tontonan "penyegar hati" tanpa drama yang bikin pusing.
2. When I Fly Toward You (2023)
When I Fly Toward You (2023) Foto: Dok. Netflix |
Sinopsis
Su Zaizai, siswi pindahan yang ceria dan blak-blakan, jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Zhang Lurang, cowok jenius yang dingin dan tertutup. Zaizai dengan gigih mendekati Lurang, hingga perlahan kepribadian hangatnya berhasil meruntuhkan tembok pertahanan Lurang dan mengubah hidup cowok itu menjadi lebih berwarna.
Ulasan
* Vibe: Definisi "drama masa sekolah" yang sempurna. Ceritanya murni, polos, dan sangat membangkitkan nostalgia.
* Karakter: Su Zaizai adalah female lead yang sangat positif tanpa terasa menyebalkan. Perkembangan karakter Zhang Lurang dari pendiam jadi bucin juga sangat menyentuh.
* Pesan Moral: Bukan cuma soal cinta, tapi juga tentang persahabatan yang solid dan cara mereka saling mendukung untuk menjadi versi terbaik dari diri masing-masing.
3. The Story of Pearl Girl (2024)
The Story of Pearl Girl (2024) Foto: Dok. Ist |
Sinopsis
Duan Wu (Zhao Lusi), seorang budak pengambil mutiara yang menderita, nekat melarikan diri dari kamp mutiara yang kejam demi mengubah nasibnya. Ia bergabung dengan karavan pedagang misterius milik Yan Zijing (Liu Yuning). Di tengah perjalanan perdagangan permata yang penuh bahaya dan intrik bisnis, Duan Wu bertransformasi dari gadis rendahan menjadi pengusaha perhiasan yang tangguh.
Ulasan
* Vibe: Jauh lebih serius dan emosional dibanding Hidden Love. Ini adalah kisah perjuangan hidup (survival) dan balas dendam yang dibalut romansa tipis namun tajam.
* Akting: Zhao Lusi menunjukkan sisi yang sangat berbeda; tidak lagi ceria, melainkan kuat dan penuh luka. Chemistry-nya dengan Liu Yuning terasa sangat dewasa dan penuh ketegangan.
* Visual: Sinematografinya megah, terutama detail mengenai industri perhiasan dan permata kuno yang sangat memanjakan mata.
4. The Prisoner of Beauty (2025)
The Prisoner of Beauty (2025) Foto: Dok. Ist |
Sinopsis
Xiao Qiao (Song Zu'er) dipaksa menikah dengan Wei Shao (Liu Yuning) demi perdamaian antara dua klan yang bermusuhan. Wei Shao sebenarnya sangat membenci keluarga Xiao Qiao karena dendam masa lalu, sehingga awal pernikahan mereka penuh dengan rasa curiga dan dingin. Namun, kecerdasan dan ketangguhan Xiao Qiao perlahan meluluhkan hati Wei Shao yang kaku.
Ulasan
* Vibe: Enemies-to-lovers (benci jadi cinta) yang sangat kental. Dinamikanya intens karena melibatkan dendam keluarga dan perebutan kekuasaan.
* Chemistry: Interaksi antara Liu Yuning yang tinggi besar dan mengintimidasi dengan Song Zu'er yang mungil tapi berani sangat menarik ditonton.
* Daya Tarik: Plotnya tidak hanya soal cinta, tapi juga strategi perang dan taktik diplomasi yang cerdas. Cocok buat yang suka drama kolosal dengan bumbu romansa yang "berbahaya".
5. Love in the Cloud (2025)
Love in the Cloud (2025) Foto: Dok. Netflix |
Sinopsis
Berlatar di dunia persilatan (Jianghu), drama ini mengisahkan tentang Ji Yunhe (Lu Yuxiao), seorang pendekar wanita yang memiliki identitas misterius dan keahlian bela diri yang unik. Ia bertemu dengan seorang pemuda bangsawan yang berjiwa bebas (Joseph Zeng).
Keduanya terjebak dalam konspirasi besar yang melibatkan perebutan kekuasaan di sekte-sekte besar. Sambil memecahkan misteri masa lalu mereka, benih-benih cinta mulai tumbuh di tengah dentingan pedang dan pelarian mereka dari musuh.
Ulasan
* Vibe Lu Yuxiao: Setelah sukses di My Journey to You, Lu Yuxiao kembali menunjukkan pesonanya sebagai karakter yang terlihat lembut di luar tapi sangat tangguh dan cerdas di dalam. Akting matanya selalu juara dalam menyampaikan emosi terpendam.
* Chemistry: Perpaduan dengan Joseph Zeng terasa sangat segar. Joseph yang biasanya tampil energik sangat pas bersanding dengan pembawaan Lu Yuxiao yang lebih tenang dan tenang.
* Daya Tarik: Drama ini menonjol karena sinematografinya yang sangat indah (khas drama kelas atas tahun 2025). Koreografi pertarungannya elegan dan tidak terlalu banyak menggunakan CGI yang berlebihan, memberikan kesan wuxia klasik yang modern.
6. Our Generation (2025)
Drama Our Generation (2025). Foto: Dok. Netflix |
Sinopsis
Berlatar dari tahun 90-an hingga masa kini, drama ini mengisahkan perjalanan hidup, ambisi, dan persahabatan sekelompok anak muda di sebuah lingkungan perumahan lama. Fokus utamanya adalah bagaimana mereka tumbuh bersama, menghadapi kerasnya ujian masuk universitas, jatuh cinta untuk pertama kalinya, hingga akhirnya menghadapi realita dunia kerja yang mengubah idealisme mereka.
Ulasan
* Vibe: Sangat bernostalgia. Mirip dengan seri Reply (Korea), drama ini mengandalkan kehangatan hubungan antar tetangga dan keluarga.
* Daya Tarik: Kekuatannya bukan pada plot yang mengejutkan, tapi pada detail-detail kecil kehidupan yang sangat relatable. Penonton diajak melihat perubahan zaman dan bagaimana persahabatan tetap bertahan di tengah perubahan tersebut.
* Akting: Dibintangi oleh jajaran aktor muda berbakat yang mampu membawakan karakter "anak tetangga sebelah" dengan sangat alami dan tanpa dibuat-buat.
7. Scissor Seven (2018)
Scissor Seven (2018) Foto: Dok. Netflix |
Sinopsis
Seven, seorang pemuda amnesia yang bekerja sebagai tukang potong rambut, mencoba beralih profesi menjadi pembunuh bayaran demi mengumpulkan uang untuk memulihkan ingatannya. Masalahnya, dia sangat payah dalam membunuh! Menggunakan gunting sebagai senjata andalannya, Seven justru sering berakhir membantu targetnya alih-alih menghabisi mereka.
Ulasan
* Vibe: Absurd, kocak, tapi tiba-tiba bisa jadi sangat keren dan emosional. Perpaduan antara komedi konyol dan aksi laga yang memukau.
* Gaya Visual: Art-style nya terlihat "sederhana" dan berantakan, tapi koreografi bertarungnya sangat halus dan kreatif.
* Daya Tarik: Di balik leluconnya, ada cerita latar belakang yang dalam tentang masa lalu Seven yang misterius. Soundtrack-nya juga sangat enak didengar dan pas dengan suasana ceritanya.
(ass/tia)


















































