Film Tolong Saya Dowajuseyo Angkat Mitos Horor Korea Ini
Melalui Talkshow Urban Culture di CGV fX Sudirman, Kamis (15/1/2026), acara ini mengupas cerita dalam film tersebut. Produser Eksekutif Heart Pictures, Herty Purba, mengungkap bahwa faktor pasar dan tantangan biaya produksi jadi penentu arah cerita.
"Keputusan kami menggarap genre horor sebagai proyek debut rumah produksi ini didasari pertimbangan pasar sekaligus tantangan besarnya biaya produksi film," ujar Herty.
Bukan horor biasa, Tolong Saya! (Dowajuseyo) dikembangkan dengan cerita yang personal dari pengalaman nyata. Cerita film ini sendiri berangkat dari pengalaman mistis yang dialami seseorang yang pernah belajar di Korea.
"Ceritanya berdasarkan pengalaman seseorang yang pernah belajar di Korea dan mengalami kejadian melihat sosok seperti hantu yang seakan menatap dan minta tolong. Story ini menarik untuk diangkat," tuturnya.
Cerita ini pun diperkuat oleh pengakuan Kim Geba atau Bung Korea yang turut bermain dalam film Tolong Saya! (Dowajuseyo). Di situ, ia memerankan sosok dokter dan bahkan datang langsung ke Indonesia untuk mendalami perannya.
"Di Korea, masyarakat masih sangat percaya dengan arwah, kesurupan, atau roh yang membawa kesialan. Kalau merasa ada hal buruk, mereka bisa melakukan ritual tertentu atau mendatangi fortune teller," ujarnya.
Menurut Kim, kepercayaan tersebut kerap menjadi inspirasi dalam berbagai tayangan hiburan.
"Banyak cerita di film atau program TV yang diangkat dari kepercayaan itu. Jadi memang dekat dengan kehidupan masyarakat," katanya.
Meski mengusung genre horor dan penuh ketegangan, film ini juga menyelipkan pesan edukatif bagi pelajar Indonesia.
"Ada pesan agar anak-anak yang sekolah atau kuliah di luar negeri tetap hati-hati, fokus pada pendidikan, dan tetap membawa nilai-nilai yang membanggakan orang tua," kata Herty Purba.
Film arahan sutradara Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca ini dibintangi Saskia Chadwick, Kim Geba, Cinta Brian, Dito Darmawan, dan Aruma Khadijah. Tolong Saya! (Dowajuseyo) dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026.
(mau/ass)











































