Rio Dewanto Nyetir Ambulans, Michelle Ziudith Debut Horor di Alas Roban

Febryantino Nur Pratama
|
detikPop
Gala Premier film Alas Roban di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
(Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom) Gala Premier film Alas Roban di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).
Jakarta - Aktor Rio Dewanto kembali dipercaya memerankan karakter sopir dalam film horor terbaru berjudul Alas Roban. Namun kali ini, peran yang ia mainkan memiliki kedalaman emosional yang berbeda.

Rio mengungkapkan perannya sebagai Sapto, seorang sopir ambulans dengan masa lalu kelam.

"Sering banget dapat (peran) jadi sopir, tapi kali ini untungnya jadi sopir ambulans. Karakternya sendiri buat saya sangat menarik karena dia punya sebuah pengalaman yang belum terjawab pada akhirnya," kata Rio Dewanto dalam Gala Premier di Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).

Rio menjelaskan, Sapto merupakan sosok yang menyimpan luka mendalam akibat kehilangan istri dan anaknya di kawasan Alas Roban. Trauma tersebut menjadi lapisan penting dalam perjalanan karakternya sepanjang film.

"Ada layer di balik karakter tersebut. Senang banget bisa bekerja sama dengan Ibu Hadrah dan semua teman-teman cast di sini. Dengan Bu Hadrah ini pertama kalinya dan dengan Taskya juga jadi dua ratu horor saya bekerja sama di film ini," ujarnya.

Sementara itu, Michelle Ziudith mengaku Alas Roban menjadi film horor pertamanya dan memiliki makna personal yang mendalam. Ia menyebut film ini bukan sekadar menyajikan teror, tetapi juga drama emosional yang kuat.

"Ini film yang aku sayangi sekali karena ini film horor pertamaku. Aku senang banget karena ternyata film ini bukan hanya sekedar film horor tapi juga film dengan garis plot yang sangat tegas sekali, tidak ada plot hole," ungkap Michelle.

Gala Premier film Alas Roban di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026).Gala Premier film Alas Roban di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2026). Foto: Febriyantino Nur Pratama/detikcom

Michelle memerankan sosok ibu yang rela berkorban demi anaknya, karakter yang menurutnya sangat dekat dengan kehidupannya sendiri.

"Karakter yang diberikan untuk aku di Alas Roban ini adalah sosok ibu yang seperti bundaku sendiri. Aku akan bahkan merelakan hidup dan jiwa aku untuk anakku sendiri," tuturnya.

Ia menambahkan, film ini menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan seorang ibu.

"Ini adalah karya yang menjadi pengingat untuk diri aku sendiri kalau aku nggak akan sekuat ini kalau bukan karena bundaku," kata Michelle.

Taskya Namya, yang berperan sebagai Budhe Ika, juga menyebut film ini sebagai proyek yang sangat berkesan. Ia merasa banyak pengalaman pertama yang ia rasakan selama proses produksi.

"Menurutku ini salah satu yang memorable. Kebersamaan kita di lokasi syuting sangat berkesan. Banyak yang pertama, pertama jadi hantu, pertama jadi sopir ambulans, dan pertama didireksi sutradara perempuan di Indonesia," ujar Taskya.

Taskya memuji gaya penyutradaraan Hadrah Daeng Ratu yang memberi ruang eksplorasi bagi para aktor.

"Apa yang ada di script sangat-sangat bisa dimainkan. Kita tidak hanya memainkan apa yang ada di script tapi benar-benar menghidupkan karakternya," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Alas Roban bukan film horor biasa.

"Ini proyek yang nggak cuma horor-horor biasa, tapi penuh rasa kekeluargaan. Ika tidak pernah utuh kalau tidak ada mereka," pungkas Taskya.

Film Alas Roban berfokus pada perjalanan sekelompok orang yang harus melintasi kawasan Alas Roban, yang kemudian berubah menjadi pengalaman mencekam penuh teror dan konflik batin.

Dengan mengambil lokasi asli yang dikenal lekat dengan mitos dan cerita rakyat, film ini menghadirkan nuansa horor yang autentik.

Alas Roban merupakan hasil kolaborasi Unlimited Production, Narasi Semesta, dan Legacy Pictures, dan dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.

(fbr/aay)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO