K-Drama
5 Hal Ini Bikin Drakor Netflix The East Palace Wajib Dicobain!
Drama Korea terbaru Netflix The East Palace tayang mulai hari ini, Jumat (17/7/2026). Kamu yang suka drama Korea berlatar masa lalu dan punya plot rumit soal rahasia kerajaan, kayaknya bakal suka deh sama yang satu ini.
Tapi kalau kamu masih skeptis nih soal drakornya, berikut detikcom rangkum beberapa poin yang mungkin bisa bikin kamu tertarik buat nonton The East Palace:
1. Semesta baru dengan cakupan luas
The East Palace menawarkan sebuah semesta baru di Netflix. Berlatar kerajaan dengan misteri yang menunggu buat terungkap, ceritanya mencakup dunia manusia dan dunia gaib. Gu Cheon, karakter yang diperankan Nam Joo Hyuk, akan jadi jembatan antara dunia ini.
Sebab dunia yang akan ditampilkan ada dua, karakter-karakter di dua dunia ini pun bakal unik. Salah satu yang disoroti oleh sutradara saat konferensi pers di Seoul pada Rabu (8/7) lalu adalah karakter hantu dan arwah.
"Dia kayaknya bakalan jadi favorit fans sih," kata Roh Yoon Seo mengomentari karakter hantu yang saat konferensi pers disebut sebagai 'Gomoksari'.
Konsep dua dunia ini sebelumnya juga dihadirkan Netflix lewat K-Pop Demon Hunters. Lore dunia bawah (dunia iblis) begitu luas dengan kemungkinan cerita yang gak terbatas.
Itu juga yang sepertinya ingin dihidupkan lewat The East Palace. Semesta baru ini gak cuma akan membawa karakter-karakter manusia, tapi juga menghidupkan sosok hantu dan arwah dari legenda masyarakat Korea.
2. Comeback Nam Joo Hyuk setelah wamil
Cast drama Korea terbaru Netflix The East Palace menggelar konferensi pers di Seoul pada Rabu (8/7/2026). Foto: dok. Netflix |
Pas cabut sebentar dari industri drakor karena wamil, Nam Joo Hyuk meninggalkan skena hiburan dengan merilis Vigilante (2023). Lalu setelah balik dari tugas negara, dia ambil The East Palace jadi proyek pertama.
Dalam konferensi pers yang digelar di Seoul pada Rabu (8/7/2026), dihadiri detikpop secara online, Nam Joo Hyuk bicara soal keterlibatannya dalam drakor ini. Dia pertama kali menerima naskah saat menjalani tugas wajib militer dan langsung lengket sama karakter Gu Cheon.
"Aku mau menerima tantangan itu dan jadi bagian dari proyek ini," kata dia.
"Dunia The East Palace dalam naskah benar-benar bikin penasaran, flow-nya juga enak, rapi dan detail banget, menarik minatku. Membaca naskahnya sangat menyenangkan, apalagi bisa jadi bagian dari proyek ini dan jadi Gu Cheon," lanjut aktor yang sebelumnya tampil dalam serial Netflix Twenty-Five Twenty-One itu.
Dia juga akan banyak melakukan adegan aksi di sini, itu jadi salah satu yang bisa diantisiapsi juga. Gu Cheon jago pedang dan dia siap berhadapan dengan makhluk jahat dari dunia gaib.
3. Drakor sageuk pertama Roh Yoon Seo
Drama Korea Netflix, The East Palace Foto: dok. Netflix |
Roh Yoon Seo udah bestie banget sama Netflix setelah beberapa produksi di masa lalu. Kini dia kembali dengan sajian sageuk alias drama periodik. The East Palace jadi debut aktris kelahiran 25 Januari 2000 itu di genre ini, memerankan Saeng Gang.
Tantangannya ada banget. Beda dengan drama Korea non-sageuk, di drakor periodik semuanya harus diperhitungkan. Ada banyak dinding yang gak bisa ditembus karena hal-hal spesifik yang hanya akan masuk akal buat dramanya apabila dilakukan.
"Postur tubuh saat berakting dalam drama sageuk bener-bener sulit untuk dilakukan kalau dibandingkan dengan drama kontemporer lainnya. Harus sedikit kaku, gak bisa menunjukkan akting non-verbal sebanyak drama biasanya. Aturannya beneran ketat soal itu. Tapi menyenangkan," kata aktris pemeran The Frog (2024) itu saat konferensi pers.
"Aku bener-bener gak mau merepotkan para aktor dan aktris yang terlibat di sini, dan aku memastikan aku gak membebani mereka. Sebab mereka juga lebih senior dariku, aku banyak bertanya ke mereka sepanjang produksi ini," lanjutnya.
4. Elemen unik Korea masa lalu
Cast drama Korea terbaru Netflix The East Palace menggelar konferensi pers di Seoul pada Rabu (8/7/2026). Foto: dok. Netflix |
Saat konferensi pers The East Palace, sutradara Choi Jung Kyu menegaskan visinya buat menampilkan elemen Korea Selatan yang otentik di sini. Gak cuma dari sisi karakter utama dan penampilan mereka, tapi juga arsitektur, karakter hantu, hingga ritual yang spesifik buat serial ini.
"Aku ingin menampilkan banyak hal. Secara visual, misalnya, tergambar dari arsitektur istana dan detail kostum pemeran yang terlihat di banyak momen," katanya.
Dia juga menyinggung soal proses panjang buat menampilkan elemen-elemen paling Korea dalam serial ini. Semua bisa diterjemahkan oleh tim produksi dengan sangat baik menurut dia.
Kamu bisa mengantisipasi ritual yang menggabungkan shamanisme dengan versi unik dari sutradara Choi Jung Kyu di The East Palace.
5. Usaha Netflix move on dari zombie
Kita tahu Netflix pernah serius banget ngegarap serial Kingdom. Drakor yang diperankan Ju Ji Hoon itu bertahan dua season dengan satu film spesial yang menampilkan Jun Ji Hyun.
Sayangnya setelah beberapa tahun sejak penayangan season 2, proyek ini gak ada kabar kelanjutannya. Meski ada aja proyek zombie terbaru muncul di sinema Korea Selatan selama beberapa tahun terakhir, Netflix sepertinya udah move on dari Kingdom dan ber-zombie-an.
The East Palace ngasih ruang baru buat berekspresi. Sama-sama berlatar kerajaan masa lalu, tapi konflik yang mereka hadapi saat ini bukan lagi manusia yang bertransformasi jadi monster karena virus, melainkan makhluk dari dunia astral.
Usaha Netflix buat milking topik hantu ini juga bukan sesuatu yang mengherankan. Sepanjang sejarah drama Korea, ada banyak tema hantu yang populer di berbagai genre. Salah satu yang jadi favorit tahun lalu adalah The Haunted Palace, produksi SBS yang juga tayang juga di Netflix.



