Big Planet Made Utang Gaji ke Lee Mujin Rp 24,3 M

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
Penyanyi Korea Selatan Lee Mujin saat konferensi pers KOSTCON: Korean OST Concert di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/8/2025).
(Foto: Atmi Ahsani Yusron/detikcom) Penyanyi Korea Selatan Lee Mujin saat konferensi pers KOSTCON: Korean OST Concert di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/8/2025).
Jakarta - Lee Mujin menggugat agensi Big Planet Made karena mengaku belum digaji. Jumlahnya fantastis, guys!

Dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Kamis (25/6/2026), Lee Mujin yang belum lama ini mendaftarkan gugatannya ke Pengadilan Distrik Seoul Pusat. Ia meminta Big Planet Made melunasi 2,01 miliar won gajinya yang belum dibayarkan.

Angka ini setara dengan Rp 24,3 miliar berdasarkan kurs hari ini. Angka tersebut datang dari bayaran yang seharusnya diterima pelantun Coming of Age Story (2024) sepanjang kuarter II-IV tahun 2025, hingga kuarter IV tahun 2026.

Bulan Mei lalu dia juga mengajukan permohonan perintah pengadilan terkait penangguhan kontrak. Pengadilan Distrik Pusat Seoul sudah mengabulkan perintah tersebut pada Rabu (24/6/2026).

Dengan keputusan sementara pengadilan ini, kontrak eksklusif Lee Mujin dengan agensi kini gak berlaku lagi sampai putusan dikeluarkan dalam gugatan utama. Kasus ini masih berjalan di Pengadilan Distrik Seoul Pusat.

Saat ini pihak pengadilan sedang mengumpulkan data dan bukti dari pihak Lee Mujin. Termasuk keabsahan pemberitahuan penyanyi kelahiran 28 Desember 2000 itu ke agensi soal niat pemutusan kontrak.

Dalam laporannya, Lee Mujin menyebut Big Planet Made udah menyalahi kontrak. Gagal dalam menjalankan tugasnya memberikan pembayaran ke artis.

Saat sidang perdana digelar 27 Mei 2026, Big Planet Made menegaskan bahwa kesalahpahaman dalam permasalahan ini. Tapi siap mengabulkan permintaan pembatalan kontrak kalau Lee Mujin memang ingin begitu.

Masalah Lee Mujin bukan satu-satunya yang dihadapi Big Planet Made saat ini. Sebelumnya mereka juga berkasus dengan Lee Seung Gi hingga Taemin, yang membuat dua nama itu pilih cabut dari agensi.

Perusahaan induknya, ONE HUNDRED, juga bermasalah. Boyband THE BOYZ mengajukan pembatalan kontrak dan permintaan pembayaran gaji seperti halya Lee Mujin. Di sisi lain, CEO ONE HUNDRED Cha Ga Won saat ini lagi diperiksa polisi atas dugaan penipuan 30 miliar won.

(aay/mau)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO