Ada Konspirasi di Balik Penangkapan Kim Se Ui dalam Kasus Kim Soo Hyun?
Dalam surat penangkapan Kim Se Ui, fakta baru soal kasus Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron terungkap. Menurut hasil investigasi Kantor Polisi Gangnam Seoul, Kim Soo Hyun tidak bersalah atas semua tuduhan yang dibuat keluarga Kim Sae Ron lewat YouTube Hoverlab yang dijalankan Kim Se Ui.
Tapi YouTuber tersebut menolak dibekuk petugas. Dia menyinggung ada konspirasi di balik dikeluarkannya surat penangkapan itu.
Dalam pernyataan Kim Se Ui, dilansir dari Korea JoongAng Daily pada Jumat (22/5/2026), dia menyebut bahwa dirinya sedang mempersiapkan sebuah laporan investigatif soal kekerasan seksual yang dilakukan seorang politikus.
"Aku tadinya berencana untuk membuat laporan tambahan atas kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang politisi penting di Hanoi, Vietnam. Tapi surat penangkapan tiba-tiba dikeluarkan, menghalang-halangi proses kami melaporkan hal tersebut," tegas dia.
Dalam surat penangkapannya, Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul menyebut Kim Se Ui melanggar Undang-Undang tentang Kasus Khusus yang Berkaitan dengan Hukuman Kejahatan Seksual, khususnya ketentuan tentang perekaman dan penyebaran ilegal menggunakan kamera.
Sidang peninjauan surat perintah penangkapan akan berlangsung Selasa depan di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.
Polisi Tegaskan Kim Soo Hyun Gak Bersalah
Kim Soo Hyun saat datang ke COLLECT Town Korea 360, Lotte Mall, Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/9/2024) dalam event handprinting placement ceremony. Foto: Atmi Ahsani Yusron/detikcom |
Kantor Polisi Gangnam Seoul menegaskan bahwa tidak benar adanya hubungan romantis antara aktor Kim Soo Hyun dengan Kim Sae Ron, saat si aktris masih di bawah umur.
Laporan polisi kasus ini berujung ditutup karena bukti yang gak valid. Tuduhan yang diberikan oleh Kim Se Ui, YouTuber dengan channel Hoverlab, disebut salah dengan bukti palsu dan hasil AI.
Bukti seperti screenshot KakaoTalk dan file audio, yang dihadirkan Kim Se Ui sebagai bukti atas hubungan terlarang Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron, semua palsu.
Arsip chat dibuat seolah-olah terjadi kontak lewat aplikasi KakaoTalk antara Kim Soo Hyun dan Kim Sae Ron. Nyatanya semua hasil manipulasi AI. Terlepas dari hal itu, Kim Se Ui memanfaatkannya buat keuntungan pribadi.
"Tersangka menyebarkan informasi palsu dengan maksud untuk mencemarkan nama baik Kim Soo Hyun, meskipun sepenuhnya menyadari bahwa dia tidak pernah menjalin hubungan dengan almarhumah sejak dia masih di bawah umur," tulis polisi dalam surat tersebut.
Kim Se Ui kini berstatus tersangka. Selain YouTuber itu, polisi juga menetapkan pengacara keluarga Kim Sae Ron sebagai tersangka.
Dalam keterangannya, polisi menyebut bahwa si pengacara gak cuma menyediakan materi ke Kim Se Ui buat menyebarkan informasi yang salah, tapi juga memperkuat dan mereproduksi kejahatan tersebut.
"(Mereka) melakukan kejahatan secara terorganisir dan terencana," tegas polisi.
(aay/mau)

