Perang Klaim ONE HUNDRED Vs THE BOYZ Soal Gaji

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
THE BOYZ
Foto: Dok. X THE BOYZ
Jakarta - Agensi K-Pop ONE HUNDRED lagi gontok-gontokan dengan boyband THE BOYZ. Grup yang belum lama gabung ke manajemen ini lagi memperjuangkan haknya soal pembayaran. THE BOYZ ngaku belum digaji nih.

So, isu soal manajemen milik Cha Ga Won dan MC Mong (di antaranya ONE HUNDRED, INB100, dan Big Planet Made) sedang krisis emang udah berembus selama beberapa bulan. Krisis finansial ini bikin bayaran para artisnya mogok.

Beberapa artis yang merasa udah gak bisa lagi menahan kelakuan manajemen ini memilih buat cabut. Di antaranya Lee Seung Gi hingga Taemin. Mereka merasa bahwa tindakan manajemen udah menyalahi kontrak eksklusif, berujung pembatalan keabsahan kontrak tersebut.

THE BOYZ juga mengalami hal yang sama. Sejak awal masalah mencuat, mereka sudah melakukan usaha sesuai aturan: meminta transparansi pembayaran ke agensi lewat surat resmi. Tapi karena gak ada tanggapan yang memuaskan, lewat kuasa hukumnya 9 member THE BOYZ memilih membatalkan kontrak eksklusif mereka.

Menurut pengacara 9 member (Sangyeon, Jacob, Younghoon, Hyunjae, Juyeon, Kevin, Q, Sunwoo, dan Eric), ONE HUNDRED udah gagal dalam menjalankan kewajiban mereka sebagai agensi. Sehingga per 10 Februari 2026, kontrak eksklusif 9 member batal secara hukum, dan kini menunggu pengadilan ketok palu.

Hanya satu member yang memilih stay di ONE HUNDRED: New.

Soal kegagalan penggajian, ONE HUNDRED justru bilang sebaliknya. Dalam pernyataan yang dirilis pada 21 April 2026, manajemen bilang kalau semua pembayaran sudah diselesaikan.

THE BOYZ gak terima. Lewat kuasa hukumnya Kim Mun Hui mereka menyerang balik ONE HUNDRED.

"Kami ingin menegaskan bahwa sampai ketika agensi mengumumkan posisi mereka, mengklaim bahwa semua pembayaran sudah diselesaikan, hingga saat ini tidak ada satu pun dari artis menerima pembayaran tersebut, termasuk utang yang belum dibayarkan pada paruh ketiga dan keempat 2025," kata pengacara THE BOYZ dalam keterangan resminya dilihat Rabu (22/4/2026).

Pengacara lanjut menjelaskan, ONE HUNDRED sudah beberapa kali menunda dan membatalkan tenggat waktu pembayaran. Selama proses pengadilan buat pembatalan kontrak, mereka bikin janji mau bayar. Tapi janji itu gak ditepati juga.

Makanya THE BOYZ mengutarakan kekesalan mereka setelah mendengar statement dari agensi kalau semua pembayaran sudah rampung. Padahal mereka sama sekali belum menerima apa pun.

THE BOYZ juga melaporkan CEO ONE HUNDRED Cha Ga Won ke polisi atas tuduhan pelanggaran Undang-Undang tentang Hukuman yang Diperberat, dsb., untuk Kejahatan Ekonomi Tertentu. Kasus ini dan isu kontrak berjalan bersamaan dan ditangani di jalur hukum yang berbeda.

(aay/mau)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO