×
Ad

'Diserang' ARMY, Pramono Anung Ngalah Soal Venue Konser BTS

Adrial akbar - detikPop
Minggu, 19 Apr 2026 15:08 WIB
Foto: dok. X
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku mendapat respons keras dari ARMY, penggemar BTS, terkait rencana konser di Jakarta. Ia sebelumnya mendorong agar konser digelar di Jakarta International Stadium (JIS), namun kini membuka opsi di Gelora Bung Karno (GBK).

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Orang Tua Mahasiswa ITB di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026). Ia sempat menyinggung rencana konser musisi internasional di Jakarta tahun ini.

"Di tahun ini akan ada beberapa konser besar ada Guns N' Roses, kemudian Metallica, ada The Weeknd, tapi yang ini saya nggak berani ngomong," kata Pramono.

Ia kemudian mengungkap keinginannya agar BTS tampil di JIS. Namun, pernyataan itu memicu reaksi dari ARMY.

"Karena kemarin saya bilang saya mau BTS-nya main di JIS, waduh ARMY-nya marah semua sama saya. Dan anak saya juga ARMY kebetulan 'Udah lah bapak biar mainnya di GBK aja,'. Kali ini saya ngalah kalau main di GBK juga nggak apa-apa," sebutnya.

Pramono juga mengaku mendapat "teguran" dari anaknya yang merupakan ARMY. Ia pun memilih tidak lagi berkomentar soal lokasi konser.

"Anak saya juga ARMY, sampai saya bangun tidur diketok pintu saya 'Dad, ngapain ngurusin ARMY? Sudahlah biar yang ARMY bisa menikmati'. Saya bilang 'oke deh mulai hari ini Bapakmu tidak statement lagi'. Jadi menyerahkan kepada Gusti Allah," ujarnya.

Sebelumnya, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2027 di Balai Kota Jakarta, Kamis (16/4/2026), Pramono menyebut tengah memperjuangkan JIS sebagai venue konser BTS.

"Yang saya belum berhasil itu betul-betul saya pengen BTS main di sana (JIS). Ini lagi fight untuk apakah di JIS atau di GBK," kata Pramono.

Menurutnya, menghadirkan konser artis internasional merupakan bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global. Ia menilai kegiatan berskala internasional dapat meningkatkan daya tarik kota, tidak hanya sebagai pusat bisnis, tetapi juga destinasi wisata.

Pramono juga menyoroti tren peningkatan durasi tinggal wisatawan di Jakarta, dari sebelumnya sekitar 1-1,5 hari menjadi hampir 3 hari.

"Kenapa itu terjadi? Karena mereka merasa bahwa di Jakarta bukan semata-mata kota bisnis tetapi juga menjadi kota wisata. Bahkan wisatanya yang utama itu sekarang adalah wisata belanja," imbuhnya.



Simak Video "Video Pramono Ngaku Dimarahi ARMY soal Konser BTS di JIS: Di GBK Juga Gapapa"

(ial/nu2)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork