Profil JAKOPS Produser XG yang Terseret Kasus Narkoba

Atmi Ahsani Yusron
|
detikPop
JAKOPS
(Foto: dok. Instagram @simonjakops) JAKOPS
Jakarta - JAKOPS bernama asli Simon Junho Sakai. Dia juga dikenal dengan nama Park Junho. Akrabnya disapa Simon atau dikenal secara profesional sebagai produser dengan nama JAKOPS.

Dia lahir pada 29 Mei 1986 di Seattle, Washington, Amerika Serikat. JAKOPS berdarah campuran Korea-Jepang. Ayahnya merupakan warga negara Korea sementara ibunya orang Jepang.

Dia sudah aktif bermusik sejak 2009. Mengawali kariernya dengan terlibat dalam produksi album kelima MC Mong. Setelah itu dia debut sebagai member boyband Dalmatian (lalu ganti nama jadi DMTN) pada 2012.

Simon jadi nama panggungnya di boyband saat itu. Dia menjabat sebagai rapper dan vokalis, dikenal dengan gaya panggungnya yang dinamis dan seru.

Setelah DMNT vakum bermusik, dia mengalihkan fokus kariernya dari performer ke belakang layar. Dia mulai merintis sebagai produser dan kreator musik secara profesional.

Dari situ kemudian nama JAKOPS muncul. Nama ini punya makna tersendiri buat dia, merupakan gabungan dari semua identitasnya.

JAKOPS berarti JApan + KOrea + Produced by Simon. Nama ini dia resmikan 2013.

Dia menulis dan memproduksi musik untuk berbagai artis sebelum akhirnya mendirikan perusahaan sendiri XGALX pada 2017. Dia menjabat CEO dan Executive Producer di XGALX yang lalu mendebutkan XG pada 2022.

XG merupakan hasil kerja tangan dinginnya langsung. JAKOPS mencari member, memberikan pelatihan, menulis musik dan lirik lagunya, menjadi pengarah visual hingga konsep grup.

Di bawah visi JAKOPS, XG jadi girlband global yang beda dari grup kebanyakan. Sejak awal mereka sudah langsung mencuri perhatian, bahkan hingga rilisan terbarunya belum lama ini.

Kiprah JAKOPS dengan XG pernah dimuat Forbes, memuji visinya sebagai proyek global lintas budaya yang masuk banget buat audiens global. Jejak XG di skena musik juga mantap bahkan sampai bisa manggung di Coachella.

JAKOPS kini ditangkap di Jepang karena dugaan kepemilikan narkoba. Penangkapan dilakukan pada Senin (23/2/2026) dini hari waktu setempat.

Berikut ini kronologi penangkapan JAKOPS yang dikenal juga dengan nama Simon Junho Park itu.

Menurut keterangan dari Departemen Polisi Tokyo Metropolitan, dilansir dari Kyodo News via chosun.com, JAKOPS ditangkap pada pukul 12.20 pagi di sebuah hotel di kawasan Prefektur Aichi.

JAKOPS gak ditangkap sendirian. Ada tiga orang lain yang dibekuk bersamanya.

Saat digerebek, keempatnya kedapatan memiliki beberapa gram kokain. Empat orang ini didakwa atas pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Stimulan tentang kepemilikan narkoba bersama.

Hasil pemeriksaan dari Divisi Investigasi Narkoba dan Senjata Api menunjukkan ketiganya positif menggunakan kokain. Ketika kamar hotel digeledah, barang bukti berupa ganja kering dan kokain disita.

Manajemen XGALX mengeluarkan pernyataan singkat soal penangkapan ini.

"Kami sedang mengecek situasinya," kata mereka.

(aay/wes)




TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO