Foto
Future Tense dan Witness, Dua Pameran Seni Bicara soal Masa Depan dan Ingatan
Gilang Faturahman
|
detikPop
Jakarta - Dua pameran seni kontemporer, Future Tense dan Witness, menghadirkan karya tentang waktu, sejarah, kehilangan, dan ingatan di Galeri ara contemporary, Jakarta.
Kedua pameran tersebut digelar bersamaan mulai 26 September hingga 8 November 2026 dengan mengangkat tema berbeda tentang waktu, sejarah, masa depan, dan ingatan.
Melalui Future Tense, Arlette menghadirkan ruang pamer berbentuk paviliun yang terinspirasi dari World Expo pada 1960-an, termasuk New York World's Fair 1964 dan Osaka Expo 1970.
Pameran tersebut menampilkan berbagai karya yang memadukan cahaya, suara, panas, video, dan material seperti kaca, baja, tanah liat, serta kertas.
Salah satu karya utama adalah Quantum Palm, patung berukuran besar yang terinspirasi dari pohon talipot yang hanya berbunga sekali sebelum akhirnya mati.
Sementara itu, Witness menjadi pameran solo perdana Miranda Mazuki yang menampilkan lukisan dengan suasana malam, lanskap, dan figur yang dibuat samar untuk menggambarkan ingatan, kehilangan, dan perpindahan.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
