Menyelami Karya Seni Olafur Eliasson di Museum MACAN Jakarta
Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Jakarta - Seniman asal Islandia-Denmark, Olafur Eliasson, pertama kalinya memboyong karyanya ke Museum MACAN, Jakarta Barat. Pameran Your Curious Journey dibuka hari ini.
Sebanyak 17 karya seni instalasi ciptaan Olafur Eliasson dipamerkan di Museum MACAN mulai hari ini sampai 12 April 2026. Foto: Dok.Gilang Faturahman/ detikFoto
Olafur Eliasson mengajak pencinta seni buat menyelami makna dari permainan cahaya, warna, dan isu yang lebih mendalam tentang lingkungan dan sosial. Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Pameran seni di Museum MACAN hadir sebagai bagian dari tur Asia Pasifik yang sebelumnya telah ditampilkan di Singapore Art Museum, Auckland Art Gallery Toi o TΔmaki, Taipei Fine Arts Museum, dan akan ditutup di Museum of Contemporary Art and Design di Manila pada 2026. Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Ini karya seni instalasi Shadow House yang terdiri dari tiga ruangan dengan warna dan vibes berbeda. Berdirilah di depannya dan rekam warna yang dihasilkan dari tubuhmu.Β Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Kalau karya seni instalasi berbentuk teropong ini adalah Kaleidoskop yang ada empat di museum, lihatlah satu per satu dan ada empat bentuk yakni segi empat, segitiga sampai belah ketupat. Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Di ruangan serbahitam ini, suasanya lebih seperti hujan. Rasakan setiap titik-titik air yang merembes ke kulitmu, lewati hujannya, dan lihat ada pelangi.Β Β Foto: Tia Agnes/ detikcom
Olafur Eliasson juga mengajak kamu buat main-main dengan warna kuning yang full ada di dalam ruang galeri.Β Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Serangkaian jepretan ini berasal dari kampung halamannya di Islandia, yang terkenal dengan dingin dan banyak salju.Β Β Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Olafur Eliasson dikenal luas atas karya-karyanya yang mengeksplorasi cara kita memahami lingkungan sekitar, dan sejak 1997 telah memamerkan karyanya di museum-museum besar serta ruang publik di seluruh dunia.Β Foto: Gilang Faturahman/ detikcom
Karya seni instalasinya mengubah hal-hal tak berwujud menjadi pengalaman inderawi, yang menajamkan kesadaran terhadap ruang, cahaya, dan gerak.Β Β Foto: Gilang Faturahman/ detikcom