Permasalahan perizinan tanpa izin kembali terjadi di ranah komik Jepang. Setelah menuai kontroversi di kalangan penggemar, departemen editorial Majalah Young Ace terbitan Kadokawa pun minta maaf.
Gimana awal mula ceritanya? Jadi begini, detikers.
Kadokawa disebut menggunakan desain karakter karay Ieri Komen tanpa izin untuk beberapa karakter dalam adaptasi manga Pitch-Black Infatuation (Shikkoku no Bojo) karya Kei Natsumi. Pihak penerbit bilang, biasanya izin harus didapat sebelum serial komiknya terbit.
Tapi dalam kasus ini, desain karakternya sudah digunakan tanpa adanya izin. Nah, departemen editorial Young Ace yang bakal bertanggung jawab penuh. Gimana komikusnya?
Penulis komiknya, Rokakoen, maupun kreator Kei Natsumi gak memikul tanggung jawab apapun.
Kontroversi ini bermula pada Agustus 2025. Pra-produksi manga Pitch-Black Infatuation karya Kei Natsumi sudah dimulai. Tim editorial berkomunikasi dengan departemen editorial Kadokawa Horror Bunko buat minta izin pakai desain karakter Ieri Komen.
Secara khusus, mereka bilang mau pakai karakter Rumi Sasaki dan Yukiyoshi Aoyama yang muncul dalam cerita Festival of Heresies. Gayung bersambut, Kadokawa Horror Bunko bilang gak masalah.
"Mungkin tidak masalah untuk menggunakan desain karakter orisinal tersebut," ungkapnya.
Lalu, departemen Young Ace koordinasi dengan Kei Natsumi buat pakai desain karakter Ieri Komen sebagai referensi. Sayangnya, izinnya emang gak didapatkan langsung nih, gengs.
Setelah penerbit Kadokawa menerbitkan volume buku kompilasi pertama, Ieri Komen menghubungi tim di belakang layar. Dia bilang ada 2 desain karakter yang dipakai tanpa izin, ada juga karakter Ishigami dan Emi Shimamoto, serta satu lokasi latar.
Fyi, komikus Rokakoen menerbitkan webnovel Festival of Heresies pada Mei 2021, berlanjut novel Pitch-Black Infatuation di Februari 2022. Dua komiknya ada di bawah naungan Kadokawa Horror Bunko.
Simak Video "Video: Sederet Pokok Pengaturan RUU Hak Cipta Usulan Melly Goeslaw-Once"
(tia/ass)