Setiap tahun, pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, INACRAFT October berhasil mencuri perhatian penggemarnya. Di edisi kelima, mengusung tema Technocraft kali ini mendorong regenerasi pengrajin muda.
Tema ini dirancang sebagai jembatan antara kekayaan kriya tradisional Indonesia dengan industri modern. Gak cuma itu saja, namun juga menjadi sarana untuk meningkatkan daya saing, presisi, dan nilai tambah produk tanpa menghilangkan identitas budaya.
"Temanya membangkitkan semangat youthpreneur dan memperkuat regenerasi industri kerajinan Indonesia," ungkap Ketua Umum BPP Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), Hatman, dalam keterangan pers yang diterima.
Menurutnya, Technocraft membangkit semangat pengusaha muda buat menyatukan tradisi, teknologi, dan inovasi jadi produk kreatif. "Sesuai komitmen kami menggerakkan regenerasi industri kerajinan Indonesia," ungkapnya.
Selama lebih dari dua dekade, pameran ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan telah menjadi etalase kriya terbesar, paling bergengsi, dan paling dinamis di kawasan Asia Tenggara.
INACRAFT hadir dengan tiga program prioritas yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan mendorong produk lokal menuju pasar global. Eksibisinya berlangsung di JICC hingga 11 Oktober 2026.
Simak Video "Video K-Talk: Transformasi Bocah Baby Shark yang Debut Jadi Idol K-Pop"
(tia/tia)