Kamu Ilustrator Newbie? JICAF Pamerkan Karya Seniman Pendatang Baru
Jika biasanya karya-karya yang dipajang berasal dari seniman-seniman yang eksis berkarier, namun kali ini berbeda. Co-Founder dan Fair Director JICAF, Sunny Gho, cerita tahun ini ada program Sparks bagi para emerging artist atau seniman pendatang baru yang baru berkarier.
"Tahun lalu tuh semuanya digabung, seniman profesional dan pendatang baru sama saja," ungkapnya usai jumpa pers di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).
Tim JICAF diakuinya ingin membaginya menjadi dua kategori. Seniman profesional, kategorinya minimal 3 tahun bekerja secara profesional dan dapat kerjaan dari klien selama masa itu.
"Di bagian ini, ada 60 seniman. Nah, kami punay Sparks yang baru di tahun ini. Kita gak melihat seberapa hebat kamu berkarya ya, tapi gimana kita kasih kesempatan yang baru mulai langsung ikut JICAF tanpa ada portofolio apapun," tegas Sunny Gho.
Jumpa pers JICAF 2026 digelar di ARTOTEL Hub, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (10/9/2026). Foto: Tia Agnes/ detikcom |
"Buat yang Sparks, cuma ditanya apakah voice kamu unik, karyanya menarik. Gak dinilai anatominya kurang atau bener gak. Para juri gak menilai itu. Kami make sure mau kasih kesempatan itu buat di JICAF, biar ada panggung dan bisa berkembang juga," sambungnya.
Pihak JICAF menyebutnya sebagai Board of Curators yang menggandeng praktisi dari dunia film, desain, ilustrasi, penerbitan, seni sampai hiburan. Mereka adalah Marchella FP, Hadi Ismanto, Ykha Amelz, Andrey Noelfry, Irvine Priscillia, hingga Nicola Schwartz.
Selain nama-nama di atas, ada jajaran kurator lainnya. Di antaranya Adjis Doaibu membawa sudut pandang dari ranah hiburan dan budaya populer. Ada juga Sherina Munaf juga turut bergabung sebagai kurator untuk kategori SPARKS, yang berfokus pada talenta baru.
Dikenal sebagai musisi, aktor, sekaligus kreator dengan perjalanan panjang di industri kreatif, kehadiran Sherina membawa perspektif yang segar dalam melihat potensi, insting, dan suara artistik dari generasi baru kreator.
Selain itu, ada Hermawan Tanzil, pendiri LeBoYe Graphic Design Studio, serta Dimas Djayadiningrat, sutradara film dan komersial. Keduanya tergabung dalam kurator kategori PROFESSIONAL, yang diperuntukkan bagi seniman dengan pengalaman profesional.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan

