Ajang kompetisi FINNA ART 2026 mencapai tahap akhir. Ratusan seniman yang mengirimkan karyanya, tiga karya seni terbaiknya diumumkan sebagai yang terbaik.
Pengumuman itu diumumkan di ajang ARTKET 07 melalui FINNA Art Design Illustration Competitin. Kompetisi yang mengusung tema Satu Meja, Sejuta Cerita Bersama FINNA FOOD di tempat pertama ada Muhammad Ridlo. Ilustrasi kenangan masa kecil tentang indahnya kebersamaan di meja makan dengan kehangatan keluarga sebagai inti cerita.
Salah satu dewan juri FINNA ART 2026, WD Willu, mengatakan ilustrasi Ridlo storytelling dan karakternya bagus.
"Untuk peletakan desain ke merchandise dan lain-lainnya kita perhatikan juga. Semuanya dari brief juga masuk dan komersial banget," ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima, Senin (7/9/2026).
Tim juri lainnya, Liffi Wongso, menilai ilustrasi Ridlo punya pendekatan konsep yang beda dan relate dengan kehidupan sehari-hari.
"Visualnya kuat, dan karyanya punya potensi buat dikembangkan lebih jauh," terangnya.
Posisi kedua diraih oleh Sandy Hasan lewat karya seni Satu Meja Makan Bisa Menyimpan Begitu Banyak Cerita. Sandy melihat kuliner Indonesia bukan cuma soal makanan yang tersaji, namun juga pengalaman, cerita, dan manusia yang berkumpul.
Posisi ketiga diraih oleh Hendrik Yudha lewat Meja Makan Adalah Sebuah Panggung Kecil Tempat Jutaan Kisah saling Bertemu. Karyanya menggambarkan meja makan bukan sekadar tempat meletakkan hidangan namun juga ruang tempat waktu, cerita, dan kebersamaan saling bertemu.
Selain ketiga pemenang, kompetisinya juga memberikan anugerah penghargaan Top 6 kepada Evieriel Nurial Primadani, Nur Shanti Indriani, dan Milfa Saadah, yang masing-masing memperoleh hadiah Rp 5 juta.
Karya seni para finalis dipamerkan di eksibisi final pada 5-6 September 2026 di ARTKET 07. Menurut Liffi Wongso, para seniman yang gak belum menang jangan berkecil hati.
"Yang pasti terus berkarya, jangan berhenti walaupun kompetisinya selesai. Anggap saja ini sebagai checkpoint, lalu terus berkarya untuk mencapai tahapan-tahapan berikutnya," tukas Liffi.
Simak Video "Mengeksplorasi Keunikan Museum 3D di Semarang"
(tia/tia)