Jelajahi 8 Area Imersif Sejarah Candi Borobudur

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Purwacarita Borobudur di Galeri Indonesia Kaya
Foto: Dok.Indonesia Kaya/ Image Dynamics
Jakarta - Sejarah Candi Borobudur kini bisa dilihat secara imersif dan interaktif di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat. Lewat pameran seni bertemakan Purwacarita Borobudur: Jelajah Sejarah dalam Ruang dan Rasa, detikers bisa lihat eksibisi sampai Desember 2026.

Melalui sensor gerak, pengunjung dapat memicu respons flora dan fauna yang terdapat dalam relief Borobudur, seperti burung merak, rusa Jawa, dan gajah. Pengunjung juga dapat menapaki kembali rute sakral peziarah purba dari Candi Mendut, Candi Pawon, hingga Stupa Induk Borobudur melalui permainan dengan layar informasi interaktif.

Keseluruhan interaksi ini menjadi perwujudan semangat Purwacarita Borobudur: Jelajah Sejarah dalam Ruang dan Rasa, dengan membawa sejarah dari sesuatu yang sekadar dilihat dan dibaca menjadi kisah yang dapat dijelajahi, dialami, dan dirasakan secara langsung.

"Melalui Purwacarita Borobudur, kami menghadirkan kembali kisah dan sejarah Borobudur melalui pengalaman imersif berbasis Ethical AI dan kolaborasi lintas disiplin. Kami ingin sejarah tidak hanya dipelajari, tetapi juga dapat dirasakan dan dieksplorasi dengan cara yang lebih dekat dengan generasi masa kini," ungkap Program Director Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, saat jumpa di Galeri Indonesia Kaya, Selasa (1/9/2026).

Purwacarita Borobudur menghadirkan delapan fitur yang membawa pengunjung mengenal Candi Borobudur dari berbagai sisi, di antaranya:

1. Sapa Borobudur menjadi pengantar visual mengenai lanskap dan latar zaman berdirinya Borobudur.

2. Karmawibhangga dan Avadana menghadirkan kisah pada kedua relief tersebut melalui teater imersif.

3. Batu Carita membawa pengunjung berinteraksi dengan empat tokoh, yaitu Raja Samaratungga, Putri Pramodhawardhani, Sudhana, dan Manohara.

4. Mandala mengajak pengunjung mengitari Borobudur melalui gawai masing-masing sekaligus menapaki rute sakral peziarah purba dari Candi Mendut dan Candi Pawon menuju Stupa Induk.

5. Jelajah Borobudur menghadirkan petualangan menuju Borobudur dan candi-candi di sekitarnya.

6. Buku Carita mengisahkan perjalanan Putri Pramodhawardhani dalam memahami tujuan sang ayah, Raja Samaratungga, membangun Borobudur.

7. Harmoni Borobudur menghadirkan gambaran alam sekitar Borobudur di masa lalu beserta satwa seperti burung merak, rusa Jawa, dan gajah yang merespons gerak pengunjung melalui sensor.

8. Asal Mula Borobudur The Movie menjadi sajian utama yang hadir di Auditorium Galeri Indonesia Kaya untuk membawa pengunjung lebih dekat pada kisah di balik penciptaan Candi Borobudur dan relief-reliefnya.

(tia/tia)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO