Kang Maman Siapkan Novel Terbaru hingga Adaptasi Film

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Penulis buku Maman Suherman atau Kang Maman
Foto: Tia Agnes/ detikcom
Jakarta - Novelis Maman Suherman atau akrab disapa Kang Maman baru saja meluncurkan novel grafis Pengantar Kebahagiaan bareng dengan Mice Cartoon. Karya itu adalah yang ke-64 sepanjang kariernya sebagai penulis. Apakah ada rencana karya terbaru dalam waktu dekat?

Kang Maman cerita ada sejumlah project yang disiapkan dalam dua tahun terakhir. Buku Pengantar Kebahagiaan lagi disiapkan audio book sama seperti karya pertamanya.

"Yang kedua saya lagi menyiapkan dengan (Penerbit) Grasindo ada satu buku, lagi-lagi tentang perempuan. Mayoritas buku saya tentang perempuan ya. Yang ketiga ada satu novel saya, Ada Nama yang Abadi di Hati, Tapi Tak Bisa Dinikahi itu. Sekarang lagi masuk ke tahap skenario untuk jadi film layar lebar," ungkapnya saat ditemui di Gramedia Jalma, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).

Project layar lebar diakuinya adalah hasil kerja sama Grasindo dengan Sinergi Film yang juga baru selesai membuat film untuk Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Bryan Krisna, itu akan dilanjutkan.

"Jadi ada buku audio, buku baru, ada film baru, ada alih wahana dari buku cetak ke audio, dan audio visual. Skenario selesai 2026, syutingnya 2027 untuk film. Untuk buku, itu sudah ditagih-tagih sama Grasindo," ungkapnya tertawa.

Sepanjang kariernya, Kang Maman selalu menulis tentang isu perempuan namun nulis tentang pasangan hidupnya atau istrinya, ia ngaku susah banget. Kenapa?

"Paling berat nulis apa, tahu gak? Tentang istri. Padahal istri saya, kami sudah menikah sejak tahun 1992. Wow. Susah ngeriset istri sendiri. Karena istri saya bukan orang yang
ingin diriset oleh saya, dan susah juga untuk untuk jujur benar-benar jujur dalam buku itu gak mudah ya," cerita Kang Maman.

Rencananya, novelnya bakal ceritain suka-duka bersama mengarungi rumah tangga. "Dari dua orang yang gak sempurna namun sama-sama ingin sempurna," tegasnya.

Gimana dengan judulnya? Sembari berkelakar, Kang Maman cerita kalau judul sementaranya belum final namun ia merencanakan satu kalimat yang ikonik banget dan jadi judul.

"Judul sementara, Seni Memahami Istri. Karena biasanya orang cuma mau laki-laki minta dipahami. Kali ini saya berusaha untuk melihat, saya yang harus memahami," tukasnya.

(tia/tia)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO