Komikus One-Punch Man Komentari Postingan Kontroversial soal Warga Pakistan

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Serial anime One-Punch Man
Foto: Istimewa
Jakarta - Komikus One-Punch Man lagi jadi omongan nih, detikers. Yūsuke Murata menuai pro dan kontra karena mengomentari postingan kontroversial soal warga Pakistan di laman X (Twitter).

Isu ini mencuat gara-gara sebuah postingan aktivis sayap kanan Inggris, Tommy Robinsin, yang mengklaim, "Warga Pakistan membentuk 3% dari populasi Inggris. Mereka bertanggung jawab atas 33% cacat lahir pada anak. Mereka dilahirkan dengan keterbelakangan mental," bunyi postingan tersebut.

Yūsuke Murata pun membalas postingan itu. Pernyataannya ini yang menjadi kontroversial dan jadi omongan global.

"Mereka memiliki kepala kecil, hidung mancung, dan bibir tipis. Mereka terlihat seperti patung Moai. Bukankah mereka keturunan manusia purba?" cuit Yūsuke Murata.

Unggahan Yūsuke Murata pun telah dibalas lebih dari 1.000 balasan dan 5.000 repost. Sebagian besar mengkritik jawaban sang komikus, dan sisanya mendukung unggahan dan klaim yang belum diverifikasi tersebut.

Beberapa balasan berspekulasi apakah Murata bermaksud membuat unggahan tersebut di akun X/Twitter alternatif, tetapi tidak mengganti akun sebelum mengunggah. Banyak komentar, balasan, dan kutipan yang diunggah ulang pada unggahan Murata berbahasa Inggris dan Jepang, dengan beberapa dari bahasa lain.

Sementara itu, lembaga penyiaran publik Inggris BBC melaporkan proyek penelitian Born in Bradford pada November 2023 dan Februari 2025 dengan statistik yang bertentangan dengan klaim Robinson.

Gimana menurut detikers?




(tia/aay)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO