Paviliun Indonesia Tampil Lagi di Venice Biennale 2026

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat ditemui di pembukaan Art Jakarta Gardens di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat. Foto: Dok.Tia Agnes/ detikcom
Jakarta - Setelah vakum lama, Paviliun Indonesia kembali hadir di Venice Biennale 2026. Event seni dua tahunan yang paling bergengsi di dunia jadi tempat prestisius incaran para perupa.

Tahun ini, Kementerian Kebudayaan menghadirkan Paviliun Indonesia setelah vakum. Karya seni para seniman dikuratori oleh Aminuddin TH Siregar yang juga ketua dewan kurator Galeri Nasional Indonesia.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, membocorkan kehadiran Paviliun Indonesia saat pembukaan Art Jakarta Gardens, tadi malam.

"Saya umumkan bahwa Indonesia ikut serta kembali dalam Venice Biennale 2026 dengan Paviliun Indonesia dengan tema 'Printing the Unprinted' ya, yang akan berlangsung pada tanggal 9 Mei sampai 22 November 2026," katanya saat ditemui di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Di Paviliun Indonesia Venice Biennale 2026, ada 7 perupa profesional dan 7 seniman muda yang unjuk gigi memamerkan karya-karyanya.

"Perupa pemula ini mereka dari daerah-daerah yang kemarin terkena dampak bencana dari Aceh, dari Sumatera Utara, ada yang dari Papua juga yang difabel dan lain-lain," ucap Fadli Zon.

"Jadi kita mengirimkan 14 talenta atau 14 perupa ke Venice Biennale yang tahun ini di-support penuh oleh Kementerian Kebudayaan, oleh Danantara, dan juga oleh pemerintah pada umumnya. Dan kita berharap ini juga membawa jaringan dan juga wajah seni rupa sebagai bagian dari ekspresi budaya yang penting ya, wajah Indonesia di tengah-tengah berbagai ekspresi budaya dunia lainnya di Venice Biennale ini," tukasnya.

Para seniman yang berpameran di antaranya adalah Agus Suwage, Syahrizal Pahlevi, Nurdian Ichsan, R.E. Hartanto, Theresia Agustuna Sitompul, ⁠Mariam Sofrina, Rusyan Yasin, Aniel Karoba, Valerio Vidigal Oki, Annisa Aqila, Eva Rosyadiatul Wardah, ⁠Muhammad Boy Farhan Sinaga, Muhammad Alfariz, dan Rahmad Putra.

FYI, Pada 1954, Indonesia pertama kali hadir lewat karya-karya seni Affandi yang bikin geger dunia. Indonesia kembali hadir pada 2003 dengan menampilkan maestro asal Bali Made Wianta, Heri Dono lewat instalasi Trokomod, dan Syagini Ratna Wulan bareng Handiwirman Saputra dalam tema besar Lost Verses.

Lebih dari 6 tahun vakum, Indonesia dipastikan kembali berpartisipasi di ajang Venice Biennale 2026.


(tia/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO