×
Ad

Epilog Final My Hero Academi Tayang 2 Mei, Ini Bocorannya

Tia Agnes Astuti - detikPop
Senin, 27 Apr 2026 12:32 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Serial My Hero Academia sudah rampung namun final yang sebenarnya justru bakal tayang pada 2 Mei 2026 secara eksklusif di Crunchyroll. Kabar itu diamini oleh akun media sosial resminya.

Episode terakhir epilog itu bakal berdurasi 23 menit dan dipastikan gak akan menjadi episode yang diperpanjang meski dirilis setelah musim terakhir. Episode My Hero Academia 170 + 1 berjudul Lebih Banyak yang mengadaptasi chapter dengan judul yang sama drai volume terakhir dari manga.

Chapter 431 gak debut di majalah Shonen Jump namun, jadi epilog khusus yang dibuat oleh Kohei Horikoshi untuk kasih kesimpulan yang lebih lengkap dari sebelumnya. Chapter ini mengeksplorasi timeskip 8 tahun yang cuma terlihat sekilas dari ending tahun lalu.

Deku dan Ochaco dewasa terlihat dalam epilog. Cuplikan masa depan Deku adalah bagian terbaik dari episode final My Hero Academia karena mengungkapkan bahwa Kelas 1-A membantunya kembali ke dunia pahlawan.

Dalam cerita epilog ini, penonton akan melihat kehidupan Izuku Midoriya (Deku) dan teman-temannya dari kelas 1-A beberapa tahun setelah mereka lulus dari U.A. High School. Kisah tersebut memperlihatkan bagaimana para karakter berkembang dan menjalani kehidupan mereka sebagai orang dewasa.

Sebelumnya, My Hero Academia Final Season yang menjadi musim kedelapan anime telah selesai tayang pada 13 Desember 2025 dengan total 11 episode. Musim ini menutup konflik besar antara para hero dan villain yang menjadi inti cerita selama bertahun-tahun.

Tapi karena, epilog manga gak diadaptasi langsung di akhir musim, studio butuh waktu tambahan buat menghidupkan lagi cerita.

Yang jadi spesial nih genks, episode spesial More juga jadi bagian dari perayaan 10 tahun franchise My Hero Academia. Proyek ini sekaligus menjadi cara bagi tim produksi untuk memberikan penutup yang lebih lengkap bagi perjalanan Deku dan teman-temannya.



Simak Video "Video: Cosplay Conan Dilarang di China, Kenapa?"

(tia/wes)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork