Kreator Gundam Tuai Kontroversi, Sebut Pemerintah Jepang Otoriter

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Ingin melihat patung Gundam raksasa? Datanglah ke DiverCity di Tokyo, Jepang.
Foto: Unsplash/Dario C
Jakarta - Waralaba Gundam dikenal sebagai serial mecha terbesar di dunia anime. Serial anime raksasa yang telah berjalan lama diciptakan oleh Yoshiyuki Tomino yang kini berusia 84 tahun.

Baru-baru ini, sang kreator menuai kontroversi karena mengomentari persoalan pemerintahnya dan juga penggemar yang tergolong otaku. Dalam wawancara terbaru, ia gak ragu-ragu bilang ketidakpuasannya terhadap para pejabat terpilih di pemerintahan Jepang.

"Bahkan tanpa melihat contoh seperti Nazi Jerman, rezim otoriter sering kali ditentukan melalui pemilihan umum. Itulah yang terjadi di Jepang saat ini. Sekelompok orang bodoh benar-benar merepotkan," ungkapnya, dilansir dari Comicbook, Jumat (24/4).

"Bahkan di antara penggemar Gundam, ada banyak orang yang komentarnya jauh dari pemikiran anti-perang. Mereka tetap berada pada level sekadar menikmati pola pikir otaku militer, dan pada akhirnya, mungkin tidak ada hal penting yang disampaikan kepada mereka. Apa yang Anda dengar dari (penggemar Gundam) adalah 'pertempuran mobile suit itu keren'," ujarnya.

Pria yang menciptakan Gundam itu juga mengecam gagasan menyerahkan semua masalah suatu negara kepada satu orang.

"Dalam politik, tidak ada orang yang mudah diajak kerja sama untuk 'menyerahkan segalanya.' Kita semua tidak punya pilihan selain berpikir serius. Saya ingin Jepang mengambil tindakan menuju perdamaian dunia," katanya.

FYI, Mobile Suit Gundam memang ceritain seputar perang. Tomino pertama kali memperkenalkan lanskap anime pada konflik antara Federasi Bumi dan Kerajaan Zeon.

Pada 15 Mei, Mobile Suit Gundam Hathaway's Flash: The Sorcery of Nymph Circe akan tayang di bioskop Amerika Utara, membawa kembali penggemar anime ke dunia yang memperkenalkan kita pada pertempuran Char dan Amuro.

Meski konfrontasi asli antara Kerajaan Zeon dan Federasi Bumi telah berakhir jauh sebelum kedatangan Noa Hathaway, pilot Gundam tersebut dianggap sebagai penerus spiritual dari pahlawan dan penjahat dalam serial aslinya.



(tia/wes)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO