Jelang penayangan reboot anime Ghost in the Shell yang tayang Juli 2026, sang kreator akhirnya buka suara. Diproduksi oleh Science SARU, studio di balik serial hits seperti Dandadan hingga Scott Pilgrim Takes Off bakal bawa pengalaman yang berbeda.
Banyaknya tim kreatif di balik versi reboot, pencipta serial Ghost in the Shell membagikan pernyataan yang jelasin gimana penggemar harus mendekati serial animenya. Menurutnya, serialnya adalah bagian pertama dari generasi kedua.
"Dari segi adaptasi anime, Ghost in the Shell yang baru ini menandai versi keempat setelah karya Oshii, Kamiyama, dan Kise. Sebagai alternatif, jika kita memisahkan Ghost in the Shell dan Innocence, dan mengkategorikan serial S.A.C ke dalam season 1,2 dan Solid State Society, maka akan jadi adaptasi ke-10," ucapnya dilansir dari Comicbook.
Tetapi dengan sepuluh iterasi anime yang berbeda hingga saat ini, Shirow lebih lanjut menjelaskan betapa berbedanya yang baru ini.
"Mengingat perubahan staf produksi, ini bahkan bisa dianggap sebagai seri pertama dari generasi kedua," sambungnya.
Manga aslinya telah lama rampung, ia pun meminta maaf kepada penggemar ada rentang waktu yang lama buat adaptasi. Shirow juga berharap serial terbaru bakal jadi pengalaman visual yang menyenangkan.
"Yang penting, versi terbaru dari seri ini tampaknya paling dekat dengan manga asli Shirow dalam hal desain karakter dan dunia yang telah terungkap sejauh ini," ungkapnya.
Ghost in the Shell saat ini dijadwalkan untuk dirilis sekitar bulan Juli sebagai bagian dari jadwal anime Musim Panas 2026, tetapi belum mengonfirmasi rencana rilis internasionalnya.
Bandai Namco Filmworks, Kodansha, dan Production I.G. mengawasi produksi anime baru ini dengan Moko-chan. Toh Enjoe bakal menulis skrip serial, Shuhei Handa sebagai perancang karakter dan kepala sutradara animasi.
Simak Video "Video: Siap-siap! Bakal Ada Sesuatu dari Solo Leveling di 2026"
(tia/wes)