Malang selama ini identik dengan wisata populer seperti Jatim Park hingga pesona Gunung Bromo. Namun, di balik itu, kawasan Ampelgading di ujung timur Kabupaten Malang menyimpan deretan coban hidden gem yang masih asri dan belum banyak dijamah wisatawan.
Berbatasan langsung dengan Lumajang, wilayah ini menawarkan panorama hijau, udara sejuk, dan suasana tenang yang cocok untuk healing maupun petualangan alam. Berikut lima coban hidden gem di Malang yang wajib masuk bucket list liburan, detikers!
Baca juga: Destinasi Liburan Seru dan Hemat di Malang |
Coban Hidden Gem di Malang
Malang tak pernah kehabisan destinasi alam untuk dijelajahi, termasuk deretan coban hidden gem yang masih tersembunyi di kawasan Ampelgading. Dikelilingi perbukitan hijau dan suasana yang masih alami, sederet air terjun ini menawarkan pengalaman healing yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk wisata mainstream.
1. Coban Ciblungan
Destinasi pertama yang wajib dikunjungi adalah Coban Ciblungan. Keunikan air terjun ini terletak pada empat aliran air yang jatuh bersamaan dengan sumber air super jernih berwarna kebiruan yang memanjakan mata.
Untuk mencapai lokasi, detikers perlu trekking sekitar 50 meter dari area parkir. Meski jalurnya cukup menantang, perjalanan singkat tersebut akan terbayar lunas dengan pemandangan mata air sebening kristal dan suasana alam yang masih sangat asri.
2. Coban Gintung
Bagi detikers yang ingin sejenak kabur dari hiruk-pikuk kota, Coban Gintung di Desa Sidorenggo bisa menjadi pilihan tepat. Meski tidak terlalu tinggi, air terjun ini memiliki debit air deras yang mengalir ke kolam alami luas dengan suasana yang masih sangat tenang dan alami.
Daya tarik lainnya adalah keberadaan rumah pohon bambu yang ikonik untuk menikmati panorama dari ketinggian, serta Goa Purba yang dihuni kelelawar di area atas air terjun. Tiket masuknya pun ramah di kantong sekitar Rp 5.000.
Namun, pengunjung perlu berjalan kaki sekitar 400 meter melewati jalur berbatu. Karena akses menuju lokasi cukup ekstrem, detikers disarankan menggunakan kendaraan yang tangguh seperti motor trail atau SUV.
3. Coban Srengenge
Sesuai namanya (Srengenge berarti Matahari dalam bahasa Jawa), air terjun ini menawarkan pertunjukan cahaya yang magis. Jika beruntung, detikers bisa melihat busur pelangi yang melintang di antara tebing dan perbukitan sekitar.
Waktu terbaik kunjungan antara pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, posisi matahari tepat berada di sudut, yang menghasilkan pembiasan pelangi di sekitar jatuhan air terjun.
4. Coban Temu
Jarang tersentuh wisatawan, Coban Temu atau juga dikenal sebagai Coban Gerojokan dan Watu Kotak menawarkan panorama alam yang unik dan berbeda dari coban lainnya di Malang.
Daya tarik utamanya terletak pada struktur tebing di sekitar aliran air terjun yang tampak tidak biasa. Tebing dan bebatuan di kawasan ini memiliki bentuk persegi panjang menyerupai susunan kotak raksasa yang terbentuk secara alami.
Keunikan inilah yang membuat warga sekitar menyebutnya sebagai "Watu Kotak". Suasana yang masih sepi dan alami juga membuat tempat ini cocok untuk yang mencari hidden gem anti mainstream.
5. Coban Rendeng
Menutup penjelajahan wisata alam di Ampelgading, wajib mampir ke Coban Rendeng. Air terjun ini memiliki daya tarik lokasi yang berada di celah tebing sempit, sehingga menghadirkan suasana eksklusif dan terasa benar-benar tersembunyi di tengah alam.
Aliran airnya jatuh langsung ke sungai berbatu dengan suasana yang sangat sejuk dan teduh. Pepohonan rindang di atas aliran air membentuk kanopi alami yang membuat area sekitar tetap nyaman bahkan saat siang hari.
Karena lokasi Coban Rendeng masih sangat tersembunyi dan minim petunjuk arah, detikers disarankan bertanya kepada warga Desa Sidorenggo agar perjalanan menuju Coban Rendeng lebih mudah dan aman.
Tips Sebelum Berangkat
Sebelum menjelajahi deretan coban hidden gem di Ampelgading, detikers perlu melakukan persiapan agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Mengingat sebagian besar lokasi memiliki akses jalan menantang serta jalur trekking yang licin, perlengkapan dan kondisi kendaraan wajib diperhatikan sebelum berangkat.
- Sandal gunung anti slip atau sepatu outdoor dengan grip yang kuat sangat disarankan karena jalur menuju air terjun di Ampelgading rata-rata licin dan berbatu.
- Pastikan rem dan ban dalam kondisi prima karena medan Ampelgading didominasi tanjakan dan turunan curam.
- Karena tempat-tempat ini masih sangat asri dan dikelola secara swadaya oleh warga, pastikan membawa pulang sampah sendiri.
Simak Video "Video: Hidden Gem! Ngopi dengan View Gunung Catur di Badung Utara"
(irb/hil)