Pameran seni Gerakan Perupa Antarkota (Geprak) melibatkan 20 seniman dengan menghadirkan 30 karya yang digelar di Lobi Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya. Pameran tersebut mengusung tema SPIRIT 81 yang berlangsung mulai tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026.
Muit Arsa, selaku Ketua Geprak menjelaskan tema tersebut dipilih untuk mendorong para seniman agar terus berkarya sekaligus memperluas ruang apresiasi seni rupa di Jawa Timur.
Selain itu, pihaknya menjelaskan bahwa SPIRIT 81 membawa pesan pembangunan daerah yang tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga melalui kebudayaan seni.
"Melalui pameran ini, GEPRAK ingin menjadikan momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur sebagai ruang perayaan kreativitas sekaligus refleksi mengenai perjalanan dan masa depan provinsi ini," kata Muit kepada detikJatim, Jumat (16/10/2026).
Pameran ini berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan DPRD Provinsi Jawa Timur. Dengan harapan, dapat memperlihatkan pertumbuhan seni dan kebudayaan.
Di samping itu, Muit menilai lokasi pameran di lingkungan DPRD Jatim dapat menghadirkan kesempatan seni rupa untuk bertemu dengan ruang publik dan lingkungan kelembagaan pemerintahan.
"Kehadiran karya seni di tempat tersebut diharapkan dapat memperluas apresiasi terhadap seni rupa serta memperlihatkan bahwa seni dan kebudayaan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah," ujarnya.
Pergelaran pameran ini sekaligus menjadi momentum perayaan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur. Di samping itu, juga menjadi refleksi perjalanan kesenian.
"sebagai ruang perayaan kreativitas sekaligus refleksi," tuturnya.
Muit berharap kehadiran pameran Geprak tersebut dapat mempertemukan seniman dengan masyarakat serta membuka ruang apresiasi yang lebih luas. Selain itu, pihaknya juga ingin mengenalkan bahwa GEPRAK bukan hanya sekedar perkumpulan para seniman. Tetapi, turut menjadi bagian dari kekuatan budaya yang membentuk identitas dan masa depan Jawa Timur.
"Kami ingin menunjukkan bahwa para perupa bukan sekadar penonton dalam perjalanan pembangunan, melainkan bagian dari kekuatan kebudayaan yang ikut membentuk identitas dan masa depan Jawa Timur," pungkasnya.
Simak Video "Video: Melihat Pameran Art Jakarta Gardens 2025 "
(hil/abq)