Susu dan Cabai Mulai Merangkak Naik, Cek Harga Sembako Jatim Hari Ini

Mira Rachmalia - detikJatim
Rabu, 01 Jul 2026 09:40 WIB
Simak harga sembako Jatim hari ini. Foto: Eka Fitria Lusiana/detikJatim
Surabaya -

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini, beras premium, gula kristal putih, minyak goreng curah, susu, cabai, bawang putih, dan gas elpiji mengalami kenaikan. Sementara daging, telur, dan bawang merah mengalami penurunan.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Update Harga Sembako 1 Juli 2026

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai. Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Rabu 1 Juli 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

  • Beras Premium: Rp 15.057/kg
  • Beras Medium: Rp 12.888/kg
  • Gula kristal putih: Rp 17.245/kg
  • Minyak goreng curah: Rp 20.642/kg
  • Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.571/liter
  • Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 18.789/liter
  • Minyak goreng Minyakita: Rp 16.151/liter
  • Daging sapi paha belakang: Rp 123.638/kg
  • Daging ayam ras: Rp 30.437/kg
  • Daging ayam kampung: Rp 69.945/kg
  • Telur ayam ras: Rp 23.638/kg
  • Telur ayam kampung: Rp 46.084/kg
  • Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.814 370 gr/kl
  • Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.776 370 gr/kl
  • Susu bubuk merek Bendera: Rp 42.422 400 gr/dos
  • Susu bubuk merek Indomilk: Rp 41.196 400 gr/dos
  • Garam bata: Rp 1.995
  • Garam halus: Rp 9.054/kg
  • Cabai merah keriting: Rp 32.490/kg
  • Cabai merah besar: Rp 32.375/kg
  • Cabai rawit merah: Rp 41.085/kg
  • Bawang merah: Rp 36.833/kg
  • Bawang putih: Rp 35.447/kg
  • Gas elpiji: Rp 20.125

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini, beras premium naik Rp 88 atau 0,59%, gula kristal putih naik Rp 43 atau 0,25%, minyak goreng curah naik Rp 233 atau 1,14%, telur ayam ras naik Rp 361 atau 1,55%, .

Susu kental manis merek bendera naik Rp 355 atau 2,85%, susu kental manis merek Indomilk naik Rp 405 atau 3,27%, susu bubuk merek bendera naik Rp 637 atau 1,52%, susu bubuk merek Indomilk naik Rp 602 atau 1,48%.

Kemudian, cabai merah keriting naik Rp 1.522 atau 4,92%, cabai merah besar naik Rp 1.353 atau 4,36%, cabai rawit merah naik Rp 1.227 atau 3,08%, gas elpiji naik Rp 259 atau 1,30%.

Sementara itu, daging sapi paha belakang turun Rp 1.812 atau 1,45%, daging ayam ras turun Rp 801 atau 2,56%, daging ayam kampung turun Rp 172 atau 0,25 persen.

Faktor Perubahan Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi naik dan turunnya harga sembako.

  • Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.
  • Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.
  • Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.
  • Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.
  • Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.
  • Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.
  • Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.
  • Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar. Harga sembako juga bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur.



Simak Video "Menikmati Lezatnya Rajungan Bakar di Pantai Tuban"

(irb/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork