Respons DPC Gerindra Situbondo Usai Kadernya Terciduk Kasus Narkoba

Chuk Shatu Widharsa - detikJatim
Kamis, 01 Okt 2026 09:30 WIB
Kantor DPC Gerindra Situbondo. (Foto: Chuk SW/detikJatim)
Situbondo -

DPC Gerindra Situbondo angkat suara ihwal penangkapan anggotanya Afif Reza Rimunda ditangkap di Surabaya atas kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.

Partai masih belum mendapatkan informasi secara resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan Afif.

"Belum ada konfirmasi tentang kebenaran (penangkapan) itu. Bisa saja masih diperiksa, atau seperti apa. Nanti kami up-date perkembangannya," kata Ketua DPC Gerindra Situbondo, Hambali, Rabu (30/9/2026).

Meski demikian, Hambali menegaskan jika memang benar, Gerindra Situbondo menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kalaupun toh iya (ditangkap), kami menghormati dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat terkait untuk diproses berdasarkan hukum yang berlaku," tegasnya.

Hambali juga menegaskan bahwa agenda Afif Reza Rimunda ke Surabaya diluar agenda partai maupun DPRD Situbondo.

"Begitu ramai, saya mencoba menghubungi Afif lewat telepon seluler. Tapi teleponnya gak aktif," tandas Hambali.

Diketahui, Afif ditangkap bersama tujuh orang lainnya di sebuah kamar hotel yang berada di kawasan Ketintang, Surabaya pada Senin (28/9/2026) dinihari.

Delapan orang yang diamankan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya saat pesta narkoba di kamar hotel tersebut saat ini diproses di BNN Kota Surabaya. Mereka masih menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Masih dalam pemeriksaan di BNN Kota Surabaya," ujar Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto kepada awak media di Polrestabes Surabaya, Rabu (30/9/2026).

Hadi mengatakan kedelapan orang itu diamankan dalam kondisi sedang menggunakan narkoba saat polisi melakukan penggerebekan pada Senin (28/9) dini hari. Namun, seluruhnya masih mengenakan pakaian.



Simak Video "Video: Polisi Tangkap 44 WNA Jaringan Scamming Internasional di Surabaya"

(ihc/dpe)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork