PT Superior Prima Sukses Buka Suara soal Laka Kerja di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikJatim
Sabtu, 19 Sep 2026 13:47 WIB
PT Superior Prima Sukses di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim
Lamongan -

PT Superior Prima Sukses Tbk buka suara soal kejadian kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaannya di Lamongan. Perusahaan menyampaikan duka cita atas kecelakaan kerja yang terjadi di salah satu fasilitas produksi perusahaan di Lamongan.

Manajemen perusahaan memastikan, keluarga korban mendapat pendampingan selama proses penanganan berlangsung. Manager HRD PT Superior Prima Sukses Tbk, Roni mengatakan, pihaknya telah menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

"Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Korban dan keluarga merupakan prioritas utama kami," kata Roni dalam keterangannya.

Menurutnya, perusahaan telah melakukan penanganan sejak kejadian berlangsung dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Pendampingan terhadap keluarga korban juga akan dilakukan sesuai perkembangan penanganan kasus.

Terkait penyebab dan kronologi kecelakaan, Roni mengatakan, perusahaan masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan bersama kepolisian dan instansi berwenang.

"Kami sangat menghormati proses investigasi yang berjalan dan tidak ingin mendahului kesimpulan resmi. Kami berharap fakta kejadian dapat terungkap secara utuh berdasarkan informasi yang terverifikasi," ujarnya.

Perusahaan juga akan melakukan evaluasi terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan operasionalnya. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki setelah terjadinya kecelakaan.

"Yang terpenting bagi kami saat ini adalah memastikan penanganan terbaik untuk korban dan keluarga. Di sisi lain, evaluasi menyeluruh kami lakukan agar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas," kata Roni.

Sementara itu, PT Superior Prima Sukses Tbk menyatakan aktivitas produksi dan rantai pasok perusahaan tetap berjalan dengan langkah-langkah penanganan yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Manajemen juga memastikan akan bersikap kooperatif dalam proses penyelidikan yang dilakukan aparat dan instansi terkait. Informasi mengenai perkembangan kasus akan disampaikan berdasarkan hasil resmi investigasi.



Simak Video "Video Evakuasi 2 Pekerja Bangunan di Sukabumi Terjepit Runtuhan Pondasi"

(auh/hil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork