Sebuah gudang di Jalan Driyorejo KM 22, Gresik terbakar hebat, Jumat (4/9) sore. Kobaran api yang membara hingga membuat asap hitam pekat membumbung ke angkasa terlihat jelas dari kejauhan.
Berikut Fakta-fakta Kebakaran di Gudang PT Wings Surya:
1. Kebakaran diketahui awal pukul 16.10 WIB
Kapolsek Driyorejo Kompol Gatot Setyo saat dikonfirmasi membenarkan kebakaran tersebut terjadi pada pertama kali diketahui warga sekitar pada 16.10 WIB. Sedangkan bangunan yang terbakar gudang milik PT Wings Surya.
"Iya benar kebakaran di PT Wings Surya," kata Gatot.
Gatot masih belum bisa memastikan penyebab dan titik lokasi kebakaran. Sebab saat peristiwa terjadi, seluruh petugas baik dari kepolisian dan damkar telah dikerahkan ke lokasi.
2. Gudang tempat menyimpan bahan kimia
Menurut Gatot, dari informasi yang didapat gudang yang terbakar diketahui sebagai tempat menyimpan bahan baku kimia, termasuk deterjen. Untuk memadamkan kobaran api, sebanyak 12 unit damkar dikerahkan ke lokasi.
"Armada tersebut terdiri dari tiga unit Pemadam Pemkab Gresik dari Krikilan Driyorejo, dua unit PT Garuda Food, satu unit PT Dayasa, satu unit PT Agrindo, dua unit Pemadam Pemkab Gresik dari Menganti, satu unit PT KAS Gresik, satu unit dari Pemkot Surabaya dan satu unit dari Mojokerto," tuturnya.
3. Api pertama berasal dari palet
Dari keterangan pihak pabrik, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang karyawan saat melihat kepulan asap dari arah atas gudang palet. Saat itu, saksi melihat asap dari jarak sekitar 500 meter.
"Saksi kemudian berlari menuju arah kepulan asap untuk memastikan kejadian tersebut," tutur Gatot.
Gatot menambahkan sesampainya di lokasi, saksi bertemu dengan Karyo, seorang sopir yang saat itu berada di dalam gudang untuk melakukan bongkar muatan. Setelah mengetahui adanya asap, Karyo langsung mengeluarkan kendaraannya dari dalam gudang.
"Melihat ada asap, saksi kemudian melaporkan kepada koordinator security PT Wings Surya. Pihak security selanjutnya menghubungi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan," tambah Gatot.
Gatot menjelaskan, gudang yang terbakar berukuran sekitar 29 x 30 meter. Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan berbagai bahan baku deterjen, di antaranya soda ash, sodium karbonat, SLS dan bahan lainnya dengan kapasitas penyimpanan sekitar 2.000 ton.
"Bahan-baham kimia itulah yang membuat api cepat membesar," tuturnya.
4. Berhasil dipadamkan setelah 4 jam
Setelah petugas berjibaku selama 4 jam, api kemudian berhasil dikuasai. Tercatat pemadaman tersebut memakan waktu hingga 4 jam atau sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas kepolisian kemudian mencatat keterangan sejumlah saksi. Sedangkan asal-muasal api masih diselidiki labih lanjut.
"Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami juga masih melakukan pendataan terkait dampak dan kerugian akibat kejadian tersebut," ujar Gatot.
Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "
(auh/abq)