Bau pesing menyengat langsung tercium begitu kaki menapaki area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Alih-alih memberi rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki, fasilitas ini justru menuai keluhan karena kondisinya yang kotor dan tak terawat.
Padahal, di tengah situasi global yang mendorong masyarakat, termasuk ASN, untuk menghemat BBM dengan beralih ke transportasi umum maupun bersepeda, keberadaan fasilitas pendukung seperti JPO menjadi krusial.
Namun, kondisi JPO KBS menunjukkan bahwa kualitas sarana publik di Surabaya masih membutuhkan banyak perawatan di tengah bangunan yang kokoh tersebut.
Berdasarkan pantauan detikJatim, bau pesing tercium di area bawah tangga tepatnya di sudut anak tangga pertama di sisi depan KBS. Bau tersebut bercampur dengan debu jalanan dan daun kering yang menumpuk.
Aroma menyengat juga tercium di depan pintu lift bagian bawah. Terlihat bercak noda kehitaman yang mengendap, menandakan titik tersebut berulang kali dijadikan tempat buang air kecil.
Tak hanya di bawah, bau serupa juga tercium di bagian atas JPO yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengguna yang melintas.
Salah satu pengguna JPO menyebut aroma pesing itu sudah lama ada. Ia mengaku meski terdapat dua petugas kebersihan yang terlihat setiap hari, bau tersebut tak kunjung hilang.
"Saya lewat sini setiap hari, memang bau pesing. Yang paling parah baunya di bawah sana," ujarnya sambil menunjuk ke bawah.
Selain bau pesing, di area atas JPO juga terlihat daun-daun kering berserakan, bahkan menumpuk di bagian belakang Halte Marmoyo. Sejumlah sampah seperti plastik hingga puntung rokok juga tampak dibuang begitu saja.
Kurangnya kebersihan ini memperlihatkan bahwa persoalan tidak hanya terletak pada pengelolaan, tetapi juga pada sikap pengguna. Tanpa adanya kesadaran bersama untuk merawat fasilitas publik, upaya menjaga kebersihan akan sulit berjalan optimal.
Apabila kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya mengurangi kenyamanan tetapi juga berpotensi menurunkan minat masyarakat untuk menggunakan fasilitas pejalan kaki yang seharusnya menjadi alternatif mobilitas yang aman dan ramah lingkungan.
Simak Video "Video Ribuan Drone Sulap Langit Surabaya Jadi Arena PUBG Mobile"
(auh/dpe)