Sempat Jadi Dirtek, Juan Cortes Balik Jadi Nakhoda Persijap Jepara

Sempat Jadi Dirtek, Juan Cortes Balik Jadi Nakhoda Persijap Jepara

Dian Utoro Aji - detikJateng
Rabu, 21 Okt 2026 21:17 WIB
Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes. Foto diunggah Rabu (21/10/2026).
Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes. Foto diunggah Rabu (21/10/2026). Foto: dok. Persijap Jepara
Jepara -

Persijap Jepara kembali melakukan perubahan pada struktur kepelatihan. Juan Cortes, yang sebelumnya sempat menangani Laskar Kalinyamat di dua laga awal Super League, kembali dipercaya menukangi tim.

"Kembalinya Juan Cortes ke posisi pelatih kepala menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan perjalanan Persijap di tengah kompetisi yang masih panjang," kata Media Officer Persijap, Iqbal, dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Rabu (21/10/2026).

"Perubahan peran ini dilakukan untuk mengisi kekosongan di kursi kepelatihan sekaligus menjaga stabilitas tim agar perjalanan Laskar Kalinyamat di BRI Super League 2026/2027 tetap berlanjut sesuai dengan arah yang telah dibangun," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, Juan Cortes sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik Persijap. Pelatih asal Spanyol itu posisinya digantikan Mario Lemos setelah Persijap mengalami dua kekalahan di awal musim.

ADVERTISEMENT

Namun, pada akhirnya Mario Lemos juga didepak dari kursinya buntut empat kekalahan beruntun Persijap. Termasuk, dibantai Bali United 1-6, Sabtu (10/10).

Iqbal menjelaskan, dengan pemahaman terhadap karakter pemain, dinamika internal, serta perkembangan tim, Cortes diharapkan mampu menjaga soliditas skuad dan memastikan seluruh elemen tim tetap fokus menghadapi pertandingan demi pertandingan.

"Perubahan dari Direktur Teknik menjadi pelatih kepala ini bukanlah awal dari perjalanan baru, melainkan kelanjutan dari proses yang telah berjalan," jelas Iqbal.

"Dalam situasi kompetisi yang terus bergulir, Persijap memandang pentingnya menjaga konsistensi, mempertahankan komunikasi antarelemen tim, serta memastikan fokus seluruh skuad tetap tertuju pada perjuangan di lapangan," imbuhnya.

Dengan dukungan manajemen, pemain, staf pelatih, dan suporter, Laskar Kalinyamat berkomitmen menjaga kebersamaan serta soliditas tim dalam menghadapi tantangan sepanjang musim ini.

Persijap Jepara sendiri mengarungi Super League musim ini dengan sangat buruk, di mana kalah 6 kali beruntun. Persijap pun berada di dasar klasemen sementara tanpa poin sama sekali.



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads