Persis Solo harus menelan kekalahan telak 0-2 dari tamunya, Kendal Tornado FC. Pelatih Laskar Sambernyawa, Ricky Nelson, meminta maaf atas hasil pahit ini.
"Saya pribadi bertanggung jawab meminta maaf atas kekalahan di kandang, sangat memalukan. Tapi ini tanggung jawab saya. Selanjutnya saya kembali kepada manajemen apapun yang terbaik, biar manajemen akan menentukannya," kata Ricky dalam konferensi pers usai laga di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (3/10/2026).
Diketahui, Kendal Tornado membawa pulang 3 poin berkat gol penalti Patrick Cruz (63'), dan Camara Ousmane Maiket (90+3).
Dia mengatakan, tim sudah mempersiapkan pertandingan ini, termasuk mengantisipasi kekompakan Tornado. Namun anak asuhnya kurang bergairah.
Padahal Kendal Tornado bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72. Namun keunggulan jumlah pemain ini gagal dimanfaatkan skuad Laskar Sambernyawa. Justru, gawang Persis kembali kebobolan di menit akhir.
"Kita tahu ini game penting, ini home kita, secara teknis sudah siapkan sepanjang persiapan kita. Hanya memang, mungkin hal yang paling mendasar pemain kurang fight dengan Kendal. Artinya, mereka (Tornado) lebih lama timnya, lebih compact, kita baru membangun fighting spirit-nya. Tapi ya sudahlah, saya pikir itu kesalahan saya, jadi saya tidak mau menyalahkan pemain. Kita sudah berusaha tapi hasilnya tidak memuaskan," jelasnya.
Untuk laga selanjutnya, dia akan menanamkan motivasi untuk seluruh anak asuhnya agar bermain lebih baik lagi.
Manajemen Bakal Melakukan Evaluasi Menyeluruh
Terpisah, Komisaris Utama Persis Solo, Adityo Rimbo, mengatakan manajemen merespons serius hasil buruk ini.
"Ini hasil yang mengecewakan ya, dari pihak manajemen dan owner sangat menyanyangkan kekalahan ini. Yang pasti kita akan evaluasi, baik dari player maupun jajaran managerial. Kita sangat sedih sekali, apalagi saya. Kekalahan di home ini tidak boleh berlarut-larut, tidak boleh berlanjut terus sehingga kita akan lakukan evaluasi," kata Rimbo.
Diketahui, Persis baru meraih 4 poin dari 4 laga. Laskar Sambernyawa menelan dua kekalahan dari Persela dan Tornado, sekali seri melawan Persipura, dan menang atas PSBS Biak.
Rimbo mengatakan, jajaran pelatih dan pemain akan diajak evaluasi untuk memperbaiki performa tim. Sebab, Persis Solo masih memiliki target besar untuk kembali promosi musim ini.
"Kemungkinan kita akan duduk lah, empat mata dengan coach, dengan players, apa yang menjadi kendala dan masalah kali ini. Saya kita tim ini sudah on the track secara managerial. Saya tidak tahu, apakah tim kepelatihan atau pemainnya, nanti kita ajak ngobrol," ujarnya.
Hasil ini membuat suporter mulai meragukan Ricky Nelson. Rimbo mengatakan, aspirasi suporter tetap akan didengarkan manajemen.
"Kita akan evaluasi, kita selalu mendengarkan apa kata suporter. Yang pasti kita tidak akan tutup telinga, yang pasti target kita tetap Liga 1," ucapnya.
Saat disinggung apakah Persis Solo tengah menghadapi krisis keuangan, Rimbo mengatakan tidak ada. Sehingga hasil minor ini akan direspons serius.
"Tidak ada (masalah keuangan). Saya akan tanyakan pemain dan pelatih, saya tanyakan dulu. Nanti kita akan lakukan evaluasi bersama-sama," terangnya.
Simak Video "Aice Got You Season 2 Pecah di Solo! Audisi hingga Konser Gratis"
(apu/apu)