Hotel-hotel di sekitar Candi Borobudur maupun Magelang sudah penuh dipesan jelang perayaan Waisak. Para pemesan kebanyakan memesan saat perayaan lampion.
Diketahui, perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 bakal berlangsung di Candi Borobudur pada, Minggu (31/5) mendatang. Saat ini, sejumlah hotel yang berada di sekitar wilayah Borobudur, Mungkid hingga Kota Magelang full booked.
Terlebih saat perayaan tersebut ditutup dengan penerbangan lampion Waisak. Hal ini menjadi daya tarik sendiri pengunjung maupun wisatawan yang ikut menerbangkan lampion.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magelang, Usep Syarifudin, menerangkan sudah tiga tahun terakhir setiap momen perayaan Waisak hotel selalu penuh.
"Tiga tahun terakhir ini itu setiap Waisak itu pasti full, pasti penuh kamarnya. Bahkan bisa diartikan kurang-kurang," kata Usep saat ditemui detikJateng di kafe kawasan Borobudur, Kamis (30/4/2026).
"(Kenapa sampai kurang kamar) Karena booming-nya Waisak itu semenjak ada banyak artis dan beberapa pejabat yang ikut lampion. Acara lampion. Jadi nggak semuanya ikut acara keagamaan, tetapi justru mereka bereuforia ikut acara lampion tersebut," sambung Usep.
Usep mengatakan, untuk saat ini sejumlah kamar hotel di sekitaran Borobudur sudah full booked.
"Rata-rata iya (penuh dipesan). Jadi gini, di daerah Borobudur ini penuh semua. Bahkan yang di Blabak, yang Sawitan itu juga penuh," imbuh Usep.
"Kalau yang di kota memang sebagian besar juga sudah penuh. Sebagian besar sudah penuh. Cuma kalau garansi fully booked semuanya masih belum tahu. Tetapi, menurut perhitungannya bahwa memang karena tiket (lampion) kemarin dibuka lagi, ditambah lagi, otomatis penuh (kamar hotel)," tambah Usep.
Usep menambahkan, para pemesan paling ramai pada, Minggu (31/5) saat ada lampion. Namun, ada juga yang sudah pesan kamar sejak Sabtu (30/5).
"Jadi begitu dapat tiket (lampion), dia langsung nyari hotel. Tapi, nyari hotel pun sudah susah kalau sekarang. Karena tiketnya juga sudah habis sekarang. Kalau yang paling ramai cuma satu malam tok, di tanggal 31. Nginepnya di tanggal 31. Tetapi beberapa tanggal 30 sudah mulai (datang)," ujarnya.
Pemesanan kamar hotel tersebut, katanya, telah dilakukan sejak dua bulan atau sebulan sebelumnya.
"Sudah pastikan full (informasi dari pengelola hotel lainnya). Yang terutama yang tanggal 31 itu sudah full. Makanya banyak yang akhirnya nyari ngalahi di kota (mencari di Kota Magelang)," kata Usep yang juga mengelola Hotel Gopalan Borobudur dan Nalendra Villa Borobudur.
Baik hotel dan villa yang dikelolanya juga telah terisi penuh. Bahkan saat ini pihaknya menyulap yang dulunya rumah limasan dibuat sekat menjadi tiga kamar homestay untuk sambut Waisak.
(apu/aku)