Terpopuler Sepekan

Sederet Desa Tajir di Jateng yang Bagikan THR ke Warga

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 15 Mar 2026 12:45 WIB
Wajah-wajah sumringah warga Desa Sriwulan, Kendal, usai mendapat THR dari desanya, Rabu (11/3/2026). Foto: Saktyo Dimas R/detikJateng
Solo -

Setidaknya ada lima desa di Jawa Tengah (Jateng) bagi-bagi tunjangan hari raya (THR) kepada warganya, tahun ini. Jumlah THR yang dibagikan beragam, keuntungan dari hasil usaha desa setempat.

1. Desa Berjo Karanganyar Bagikan Rp 500 Ribu Per Keluarga

Salah satu yang membagikan THR untuk warganya ialah Desa Berjo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Pembagian THR itu dilakukan awal Maret ini.

Total ada Rp 723 juta yang dibagikan untuk 1.446 kepala keluarga (KK). Per Keluarga disebut mendapat Rp 500 ribu.

"Itu agenda tiap tahun sudah terjadi dua kali. Tahun kemarin dan tahun ini. (Nominalnya) Rp 500 ribu per KK untuk 1.446 KK," kata Kades Berjo Dwi Haryanto saat dihubungi awak media, Selasa (3/3/2026).

Uang yang diberikan berasal dari Pendapatan Asli Desa (PAD), yang bersumber pada penghasil BUMDes yang ada di Desa Berjo. Desa ini juga memiliki objek wisata Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda.

Bantuan yang diberikan ini secara administratif masuk dalam pos bantuan pangan sebagaimana tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Desa.

"Hasil dari PAD yang masuknya APBDes. Memang APB Desa. Itu satu program dari desa, bantuan pangan untuk bantuan masyarakat, yang dianggap masyarakat THR karena diberikannya jelang Lebaran," jelasnya.

2. Tiap Warga Desa Wunut Klaten Dapat Rp 250 Ribu

Desa Wunut, Klaten juga membagikan THR untuk warganya. Setiap warga tanpa terkecuali berhak mendapat Rp 250 ribu.

Tercatat ada 2.341 warga mendapat THR yang dibagikan pada Kamis (5/3). Pembagian THR merupakan kebiasaan, tahun lalu setiap warga mendapat Rp 200 ribu.

Salah satu warga Desa Wunut, Klaten, tersenyum semringah mendapat THR Rp 250 ribu, Kamis (5/3/2026). Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng

Kades Wunut, Iwan Sulistyo Setiawan mengatakan sumber dana berasal dari BUMDes dari pengelolaan wisata Umbul Pelem Waterpark. Pihak desa sengaja menyisihkan pendapatan dari BUMDes itu untuk dibagikan kepada warga di momen menjelang Lebaran.

"Tujuan pembagian THR memberikan bantuan secara langsung atau tunai ke semua warga desa Wunut di momen Lebaran. Syarat penerima kepala keluarga atau salah satu anggota keluarga dalam satu KK, pengambilan membawa fotokopi KK," lanjut Iwan.

3. Desa Boyokan Klaten Bagi THR Rp 150 Ribu

Selain Desa Wunut, pembagian THR sudah lebih dulu dilakukan oleh Desa Bonyokan. THR di Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom dibagikan bertahap sejak awal Maret.

"Tahun 2026 kami mengadakan pembagian THR yang tujuannya untuk membantu warga untuk menambah kebutuhan di bulan hari raya ini," terang Kades Bonyokan, Surono kepada detikJateng, Rabu (4/3) siang.

Penyaluran THR dilakukan per RW di kantor desa. Total ada 1.122 keluarga yang mendapat Rp 150 ribu.

Sampai hari ini, kata Surono, THR sudah tersalurkan ke tiga RW dan masih ada empat RW lagi beberapa hari ke depan. Dana THR itu merupakan hasil pendapatan asli desa (PAD) dari beberapa kegiatan.

"Ini dari hasil PAD yang dikelola Bumdes seperti Pasar Legen, juga ada yang dikelola Pemdes seperti ruko-ruko yang kami bangun. Dan ini dukung Pemdes, BPD dan lembaga desa," lanjut Surono.

Selain THR, terang Surono, sejak tahun 2022 semua lembaga desa sudah di-cover JKN. Pada tahun 2025 dilanjutkan dengan penggratisan pajak bumi dan bangunan (PBB).



Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"


(afn/afn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB