النِّسَاءِ
Surat An-Nisa'
Wanita • 176 Ayat
SHARE
Surat An-Nisa' adalah surat urutan ke 4 dalam Al Quran. Berisikan 176 ayat dan termasuk golongan surat Madaniyah.
وَلَوْ اَنَّا كَتَبْنَا عَلَيْهِمْ اَنِ اقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ اَوِ اخْرُجُوْا مِنْ دِيَارِكُمْ مَّا فَعَلُوْهُ اِلَّا قَلِيْلٌ مِّنْهُمْ ۗوَلَوْ اَنَّهُمْ فَعَلُوْا مَا يُوْعَظُوْنَ بِهٖ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ وَاَشَدَّ تَثْبِيْتًاۙ ٦٦
Wa lau ann± katabn± ‘alaihim aniqtulµ anfusakum awikhrujµ min diy±rikum m± fa‘alµhu ill± qal³lum minhum, wa lau annahum fa‘alµ m± yµ‘a§µna bih³ lak±na khairal lahum wa asyadda ta£b³t±(n).
Seandainya Kami perintahkan kepada mereka (orang-orang munafik), “Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampung halamanmu,” niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Seandainya mereka melaksanakan pengajaran yang diberikan kepada mereka, sungguh itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).
4:66

Tafsir Ayat
Pada ayat-ayat yang lalu diperingatkan bahwa orng-orang munafik itu sebenarnya tidak mau menerima Nabi sebagai hakim, walaupun ketentuan itu diwajibkan oleh Allah atas diri mereka. Pada ayat-ayat berikut digambarkan sikap mereka bahwa apa pun perintah tidak akan mereka lakukan disebabkan kemunafikan mereka. Dan sekalipun telah Kami perintahkan kepada mereka, orang-orang munafik itu, “Bunuhlah dirimu,” sebagaiman dulu pernah ditetapkan sanksi semacam ini terhadap orang-orang Yahudi, “atau keluarlah kamu dari kampung halamanmu,” sebagaimana yang dilakukan oleh kaum muslim dulu dari Mekah ke Madinah, ternyata mereka, orang-orang munafik, tidak akan melakukannya karena lemahnya iman mereka, kecuali sebagian kecil saja dari mereka. Dan sekiranya mereka benar-benar melaksanakan perintah dan pengajaran yang diberikan oleh Allah dan Rasul, niscaya itu lebih baik bagi mereka dari apa yang mereka lakukan selama ini, dan lebih menguatkan iman mereka yang selama ini terombang ambing dalam kemunafikan.

Source by Logo Quranbest

Kemudahan Baca Quran Online dan Tafsirnya

Selaku umat Muslim, mendalami isi Quran bukan hanya sekadar membacanya saja, melainkan memahami isinya. Untuk itu agar bisa mempelajarinya dengan baik, Anda bisa menikmati kemudahan membaca Quran secara online lengkap dengan tafsirnya.
Tentu saja fasilitas ini dapat memudahkan, apalagi jika Anda memiliki mobilitas yang cukup tinggi di luar rumah. Hanya menggunakan smartphone yang Anda genggam setiap hari, membaca sekaligus belajar Quran bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.

Salah satu fasilitas Quran digital terbaik yang bisa Anda gunakan ialah Al-Quran online dari detikHikmah. Di dalamnya, Anda bisa membaca isi Quran sebanyak 30 juz lengkap beserta dengan tafsir yang dijabarkan per ayat, sehingga lebih mudah dalam memahami sekaligus mempelajarinya. 

Keutamaan Membaca Al-Quran

Al-Quran adalah wahyu yang Allah SWT turunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang berfungsi sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Selaku umat Muslim, sudah barang tentu membaca Al-Quran sangat penting bahkan diwajibkan.

Tak hanya itu, selaku kitab suci yang Allah SWT turunkan langsung dan masih terjaga hingga saat ini, terdapat banyak sekali keutamaan-keutamaan yang akan kita dapatkan dengan membacanya.

Berdasarkan Hadits setidaknya ada 5 keutamaan dari membaca Quran, antara lain:

1. Sebaik-baiknya ibadah

Dalam hadits riwayat an-Nu'man ibn Basyir, Rasulullah SAW bersabda,

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ عِبَادَةِ أُمَّتِي قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ

Artinya: "Sebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an." (HR. al-Baihaqi). 

2. Memperoleh kebaikan berlipat ganda

Rasulullah SAW juga menjamin bahwasannya setiap umat Muslim yang membaca Al-Qur’an maka akan memperoleh ganjaran pahala serta kebaikan yang berlipat-lipat ganda.

عن عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ  

Artinya: "Siapa saja yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Alquran) maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf." (HR At-Tirmidzi). 

3. Memberikan Syafaat di Akhirat

Dengan membaca Al-Qur’an, setiap muslim nantinya akan memperoleh Syafaat di akhirat kelak. Seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Abu Umamah al-Bahili

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اقْرَءُوا الْقُرْآنَ؛ فَإِنَّهُ يَأْتِي شَفِيعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ لِصَاحِبِهِ  

Artinya: "Bacalah Alquran, maka sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberi syafaat kepada pembacanya".  

4. Memperoleh Balasan Terbaik dari Allah SWT

Salah satu keutamaan terbaik dari membaca Al-Qur’an ialah kita akan memperoleh balasan terbaik dari Allah SWT, sebagaimana dalam sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Sa'id,

يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى مَنْ شَغَلَهُ قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ عَنْ ذِكْرِي وَمَسْأَلَتِي أَعْطَيْتُهُ أَفْضَلَ ثَوَابِ السَّائِلِينَ وَفَضَلُ الْقُرْآنِ عَلَى سَائِرِ الْكَلَامِ كَفَضْلِ اللَّهِ عَلَى خَلْقِهِ  

Artinya: Allah berfirman, "Siapa saja yang disibukkan oleh membaca Al-Qur'an, hingga tak sempat dzikir yang lain kepada-Ku dan meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya balasan terbaik orang-orang yang meminta. Ingatlah, keutamaan Al-Qur'an atas kalimat-kalimat yang lain seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya," (HR. Al-Baihaqi). 

5. Dikelilingi Malaikat

Orang-orang yang gemar membaca Al-Qur'an akan memiliki kelebihan yakni dikelilingi para malaikat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda: 

 عن عائشة رضي الله عنها قالتْ: قالَ رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : «الذي يقرَأُ القرآنَ وهو مَاهِرٌ به مع السَّفَرَةِ الكِرَامِ البَرَرَةِ، والذي يقرَأُ القرآنَ ويَتَتَعْتَعُ فيه وهو عليه شَاقٌ لَهُ أجْرَانِ».  

Artinya: Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, ia berkata, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur'an dan ia mahir membacanya, maka ia bersama para malaikat yang mulia dan berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa kesulitan dalam membacanya, maka baginya dua pahala."   

Sejarah Turunnya Al-Quran

Allah SWT telah memberikan panduan bagi umat manusia melalui penurunan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini merupakan momen yang sangat penting dan menunjukkan posisinya yang tinggi bagi penghuni langit dan bumi.

Menurut buku Pengantar Studi Ilmu Al-Quran oleh Syaikh Manna Al-Qaththan, turunnya Al-Quran adalah pemberitahuan bagi alam samawi yang dihuni oleh para malaikat tentang kemuliaan umat Nabi Muhammad. Allah telah memuliakan umat ini dengan memberikan risalah baru agar mereka menjadi umat yang terbaik di antara manusia.

Peristiwa penurunan Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW kita kenal dengan istilah Nuzulul Quran. Ini adalah momen bersejarah ketika Al-Quran pertama kali diturunkan dari Lauhul Mahfuz pada malam Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.

Secara harfiah, Nuzulul berarti menurunkan sesuatu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah dan Al-Quran adalah kitab suci bagi umat Islam. Oleh karena itu, Nuzulul Quran dapat diartikan sebagai peristiwa penurunan Al-Quran dari tempat yang tinggi ke bumi.

Surat Al-Alaq ayat 1-5 adalah ayat pertama yang turun dari Al-Quran. Hal ini terjadi di Gua Hira pada tanggal 17 Ramadhan tahun 610 dan tanggal ini kemudian dijadikan peringatan Nuzulul Quran hingga saat ini.

Penurunan ayat ini menjadi awal dari kenabian Muhammad SAW dan memulai perjuangan untuk menyebarkan ajaran agama Islam. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, kita perlu memahami makna Nuzulul Quran dan meneladani ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Hukum Membaca Quran Digital

Lantas bagaimanakah hukum membaca Al-Qur’an digital melalui perangkat hp, apakah diperbolehkan atau justru sebaliknya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, para ulama sepakat bahwa membaca Al-Qur’an online melalui hp adalah mubah (boleh).

Berdasarkan keterangan Profesor Quraish Shihab, Al-Qur'an turun sebagai wahyu dalam bentuk suara yang diwahyukan kepada Rasulullah SAW. Kemudian, Nabilah meminta para sahabat untuk menuliskan wahyu tersebut agar mudah dipelajari oleh umat.

Profesor Quraish Shihab menyatakan bahwa selama bacaan Al-Qur'an benar, tidak masalah apakah umat membacanya atau mendengarkannya melalui media apa pun. Selain itu, pahala membaca Al-Qur'an di HP sama dengan membacanya dalam bentuk mushaf fisik. Hal ini dinyatakan dalam hadits Ibnu Mas'ud yang mengatakan:

"Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah (Al-Qur'an), maka dia akan mendapatkan satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dibalas sepuluh kebaikan yang semisal. Saya tidak mengatakan alif lâm mîm (ألـم)itu satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, lâm satu huruf dan mim satu huruf."