20 Sifat Wajib bagi Allah Lengkap dengan Arti dan Penjelasannya

20 Sifat Wajib bagi Allah Lengkap dengan Arti dan Penjelasannya

Lathifah Nur Awwaliyyah - detikHikmah
Rabu, 30 Sep 2026 08:45 WIB
muslim woman holding a golden paper  with Arabic calligraphy of Allah (Islamic God)
Ilustrasi Sifat Wajib bagi Allah SWT. Foto: Getty Images/iStockphoto/ninitta
Jakarta -

Mengenal dan mengimani sifat-sifat Allah SWT menjadi pondasi utama dalam membangun akidah dan ketauhidan kepada Allah SWT. Sifat wajib bagi Allah SWT adalah sifat-sifat yang harus ada pada zat Allah SWT sebagai bentuk kesempurnaan mutlak dan hakiki.

Allah SWT adalah Khalik, pencipta yang tentu sangat mustahil memiliki sifat serupa dengan makhluk ciptaan-Nya. Tidak dapat dibayangkan bentuk maupun cirinya, hanya diyakini dengan iman, melalui petunjuk dalil Al-Qur'an dan juga hadits.

20 Sifat Wajib bagi Allah

Mengutip buku 20 Sifat dalam Al-Qur'an dalam Pandangan NU dan Muhammadiyah karya Sihabuddin, berikut rincian 20 sifat wajib bagi Allah SWT beserta dalilnya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Wujud (Ada)

Allah pasti ada dengan sendirinya tanpa asal-usul, tanpa diciptakan, dan mustahil tiada. Bukti adanya Allah tampak nyata dari penciptaan alam semesta. Dalil tentang sifat wujud ini dijelaskan dalam surah As-Sajdah ayat 4:

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ مَا لَكُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّلِيٍّ وَّلَا شَفِيْعٍۗ اَفَلَا تَتَذَكَّرُوْنَ

ADVERTISEMENT

"Allah adalah Zat yang menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy. Bagimu tidak ada seorang pun pelindung dan pemberi syafaat selain Dia. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan?"

2. Qidam (Terdahulu)

Allah mendahului segala sesuatu. Sebagai Pencipta, keberadaan-Nya tidak diawali oleh permulaan. Penjelasan sifat qidam dijelaskan dalam surah Al-Hadid ayat 3:

هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

"Dialah Yang Maha Awal, Maha Akhir, Maha Zahir, dan Maha Batin. Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

3. Baqa' (Kekal)

Allah kekal abadi, tidak mengalami perubahan, kepunahan, maupun ketiadaan selamanya. Hal ini dijelaskan dalam surah Ar-Rahman ayat 26-27:

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍۖ وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِۚ

Semua yang ada di atasnya (bumi) itu akan binasa. (Akan tetapi,) wajah (zat) Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal.

4. Mukhalafatu lil Hawaditsi (Berbeda dengan Ciptaan-Nya)

Allah berbeda dari segala hal yang baru, tidak bertubuh, tidak berbentuk materi, dan tidak terikat ruang atau arah. Sifat ini ada dalam surah Asy-Syura ayat 11:

فَاطِرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ جَعَلَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا وَّمِنَ الْاَنْعَامِ اَزْوَاجًاۚ يَذْرَؤُكُمْ فِيْهِۗ لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚوَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

"(Allah) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagimu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri dan (menjadikan pula) dari jenis hewan ternak pasangan-pasangan(-nya). Dia menjadikanmu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan-Nya. Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."

5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri Sendiri)

Allah SWT tidak memerlukan bantuan, tempat bersandar, maupun pencipta; segala sesuatu justru berhajat kepada-Nya. Sifat qiyamuhu binafsihi dijelaskan dalam surah Al-Isra' ayat 111:

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَّلَمْ يَكُنْ لَّهٗ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ وَلِيٌّ مِّنَ الذُّلِّ وَكَبِّرْهُ تَكْبِيْرًا ࣖ

"Katakanlah, "Segala puji bagi Allah yang tidak mengangkat seorang anak, tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya, dan tidak memerlukan penolong dari kehinaan! Agungkanlah Dia setinggi-tingginya!"

6. Wahdaniyah (Maha Esa)

Allah Maha Tunggal dalam Zat, sifat, dan segala perbuatan-Nya tanpa ada sekutu. Sifat ini tercantum dalam surah Al-Ikhlas ayat 1:

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

"Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa."

7. Qudrah (Maha Kuasa)

Sifat ketetapan bahwa Allah berkuasa mutlak mewujudkan atau meniadakan segala sesuatu. Sebagaimana dalam potongan surah Al-Baqarah ayat 20:

اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

"Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

8. Iradah (Berkehendak)

Semua kejadian di alam semesta berjalan atas kehendak-Nya tanpa ada yang mampu menghalangi. Sifat iradah dijelaskan dalam surah Yunus ayat 49:

قُلْ لَّآ اَمْلِكُ لِنَفْسِيْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗ لِكُلِّ اُمَّةٍ اَجَلٌ ۚاِذَا جَاۤءَ اَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُوْنَ سَاعَةً وَّلَا يَسْتَقْدِمُوْنَ

"Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku tidak kuasa (menolak) mudarat dan tidak pula (mendatangkan) manfaat kepada diriku, kecuali apa yang Allah kehendaki." Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak (pula) dapat meminta percepatan."

9. 'Ilmu (Mengetahui)

Allah mengetahui segala hal di langit dan bumi, baik yang nyata, gaib, maupun bisikan sanubari tanpa melalui proses belajar. Sifat 'ilmu dijelaskan dalam surah Al-A'la ayat 7:

اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفٰىۗ

"Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi."

10. Hayat (Maha Hidup)

Allah hidup kekal, sempurna, dan terus-menerus mengurus sekalian alam. Penjelasan sifat hayat ini ada dalam potongan surah Al-Baqarah ayat 255:

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ

"Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya)..."

11. Sama' (Mendengar)

Pendengaran Allah bersifat azali, menyingkap segala suara dan bisikan batin tanpa terhalang jarak atau alat. Sifat sama' tertulis dalam surah Al-Ma'idah ayat 76:

قُلْ اَتَعْبُدُوْنَ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ مَا لَا يَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَّلَا نَفْعًا ۗوَاللّٰهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

"Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

12. Bashar (Melihat)

Allah Maha Melihat segala gerak-gerik makhluk, dari sesuatu yang tampak hingga isi hati terdalam. Sebagaimana dalam potongan surah Al-Baqarah ayat 265:

ۗوَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

"Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

13. Kalam (Berfirman)

Allah berbicara menurut kehendak-Nya secara sempurna tanpa menyerupai cara berbicara makhluk. Sifat kalam dijelaskan dalam potongan surah An-Nisa' ayat 164:

وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنٰهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۗوَكَلَّمَ اللّٰهُ مُوْسٰى تَكْلِيْمًاۚ

"Allah telah benar-benar berbicara kepada Musa (secara langsung)"

14. Qadiran (Zat yang Maha Berkuasa)

Keadaan Zat Allah yang senantiasa berkuasa penuh atas segala ciptaan-Nya tanpa tandingan. Sebagaimana dalam potongan surah Al-Baqarah ayat 20:

اِنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

"Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."

15. Muridan (Zat yang Maha Berkehendak)

Keberadaan Zat Allah yang selalu menetapkan takdir dan kehendak-Nya yang mutlak. Sifat muridan dijelaskan dalam surah Hud ayat 107:

خٰلِدِيْنَ فِيْهَا مَا دَامَتِ السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُ اِلَّا مَا شَاۤءَ رَبُّكَۗ اِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيْدُ

"Mereka kekal di dalamnya selama masih ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Melaksanakan apa yang Dia kehendaki."

16. 'Aliman (Zat yang Maha Mengetahui)

Keadaan Allah yang senantiasa meliputi segala ilmu tanpa ada yang luput. Sebagaimana tercantum dalam potongan surah An-Nisa' ayat 176:

وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ

"Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

17. Hayyan (Zat yang Maha Hidup)

Keadaan Zat Allah yang senantiasa hidup abadi dan tidak pernah mati. Sebagaimana tercantum dalam surah Al-Furqan ayat 58:

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهٖۗ وَكَفٰى بِهٖ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرًا ۚ

"Bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Hidup yang tidak mati dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa hamba-hamba-Nya."

18. Sami'an (Zat yang Maha Mendengar)

Keberadaan Allah yang terus-menerus mendengar segala ucapan dan harapan hamba-Nya. Sifat ini tercantum dalam potongan surah Al-Baqarah ayat 256:

ۗوَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

"Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

19. Bashiran (Zat yang Maha Melihat)

Keadaan Allah yang senantiasa mengawasi gerak-gerik makhluk di alam semesta. Sebagaimana dijelaskan dalam surah Al-Hujurat ayat 18:

اِنَّ اللّٰهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ وَاللّٰهُ بَصِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ࣖ

"Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

20. Mutakalliman (Zat yang Maha Berfirman)

Keberadaan Allah yang senantiasa berfirman menurunkan petunjuk wahyu bagi manusia. Sifat kalam dijelaskan dalam potongan surah An-Nisa' ayat 164:

وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنٰهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَّمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۗوَكَلَّمَ اللّٰهُ مُوْسٰى تَكْلِيْمًاۚ

"Allah telah benar-benar berbicara kepada Musa (secara langsung)"

Klasifikasi 20 Sifat Wajib bagi Allah

Masih dalam sumber yang sama dan buku Aqidah dan Akhlak karya Taofiq Yusmansyah, 20 sifat wajib bagi Allah ini dapat diklasifikasikan menjadi empat bagian:

Sifat Nafsiyah

Sifat yang berkaitan langsung dengan Zat Allah SWT. Sifat yang termasuk ke dalam bagian nafsiyah hanya satu, yaitu wujud.

Sifat Salbiyah

Sifat yang meniadakan hal yang tidak layak bagi kesempurnaan Allah SWT. Sifat ini tidak ada satu pun makhluk yang dapat menyerupainya. Sifat yang termasuk salbiyah yaitu qidam, baqa, mukhalafatu lilhawaditsi, qiyamuhu binafsihi, wahdaniyah.

Sifat Ma'ani

Sifat yang berhubungan dengan perbuatan Allah SWT. Sifat Ma'ani antara lain qudrat, iradat, ilmu, hayat, sama', bashar, kalam.

Sifat Ma'nawiyah

Sifat yang tidak dapat berdiri sendiri karena selalu berdiri berdampingan dengan sifat ma'ani. Yang termasuk ke dalam sifat ma'nawiyah yaitu qadiran, muridan, 'aliman, hayyan, sami'an, bashiran, dan mutakalliman.



(inf/inf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads