Surah An-Nasr Ceritakan Fathul Makkah dan Kedatangan Ajal Nabi

Surah An-Nasr Ceritakan Fathul Makkah dan Kedatangan Ajal Nabi

Azkia Nurfajrina - detikHikmah
Sabtu, 26 Nov 2022 16:30 WIB
Ornamental Arabic lantern with burning candle glowing and holy book koran
Ilustrasi. Ini bacaan surah An Nasr dan isi kandungannya. (Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim)
Jakarta - Surah An Nasr menceritakan kabar kemenangan Rasulullah SAW dan membuat banyak orang berduyun-duyun memeluk agama Islam. Dikatakan juga surah ini mengisyaratkan selesainya tugas Rasulullah SAW.

Kata An-Nasr diambil dari ayat pertama surah, dan memiliki arti pertolongan. Surah yang berada di urutan ke-110 dalam mushaf Al-Qur'an ini terdiri dari tiga ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah.

Bacaan Surah An Nasr Ayat 1-3 dan Terjemahannya

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا

Arab latin: iżā jā`a naṣrullāhi wal-fat-ḥ wa ra`aitan-nāsa yadkhulụna fī dīnillāhi afwājā fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastagfir-h, innahụ kāna tawwābā

Artinya: Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima Tobat.

Isi Kandungan Surah An Nasr: Fathul Makkah

Melansir Tafsir Al-Mishbah oleh M. Quraish Shihab, para ulama sepakat kata 'al-fath' dalam ayat pertama Surah An-Nasr bermakna kemenangan menguasai Kota Makkah atau Fathul Makkah yang terjadi pada bulan Ramadhan tahun ke-8 H atau Desember 630 M.

Dijelaskan yang menjadi penyebab peristiwa pembukaan Makkah adalah kaum musyrik Makkah melanggar salah satu isi Perjanjian Hudaibiyah. Sebab, mereka menyerang suku Khuza'ah yang berada dalam naungan perlindungan Nabi Muhammad SAW serta mereka juga membantu Bani Ka'b.

Pelanggaran itu membuat Rasulullah mengumpulkan kaum muslimin yang berjumlah sepuluh ribu orang untuk menuju Makkah dan membebaskannya dari kemusyrikan.

Rasulullah dan rombongan pun masuk ke Kota Makkah tanpa adanya pertumpahan darah. Beliau berhasil menghancurkan berhala, gambar, beserta patung yang ada di dalam dan sekitar Kakbah.

Fathul Makkah sangat memengaruhi kehidupan agama dan berpolitik kala itu. Tunduknya Kota Makkah meningkatkan wibawa Rasulullah di hadapan bani-bani yang masih mempertahankan kepercayaan juga adat istiadat yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Pencapaian dalam surah An Nasr tersebut membuat penduduk Makkah meyakini bahwa Rasulullah adalah nabi dan rasul Allah. Ditambah, Allah SWT sebelumnya pernah melindungi Kakbah ketika diserang pasukan bergajah dan saat itu Dia juga membela Kakbah melalui Rasulullah.

Sehingga mereka percaya bahwa beliau memang utusan Allah dan berserah diri untuk memeluk agama Islam.

Isi Kandungan Surah An Nasr: Detik-detik Ajal Nabi

Seorang sahabat bernama Ibnu Mas'ud RA menamai surah ini dengan Surah At-Taudi yang artinya perpisahan. Sebab di dalam ayatnya mengandung kesan bahwa dekatnya ajal Rasulullah.

Ulama Al-Biqai berpendapat bahwa tujuan surah An-Nasr sebagai pemberitahuan mengenai telah sempurnanya ajaran agama Islam sehingga Allah SWT akan memanggil Rasulullah berpulang menghadap-Nya.

Dari Aisyah RA, ia berkata bahwa pada akhir usia Rasulullah, beliau sering kali membaca Subhana allah wa bihamdihi astaghfirullah wa atubu ilaihi. Kemudian, beliau bersabda:

"Tuhanku menyampaikan kepadaku bahwa aku akan melihat tanda pada umatku, dan Dia memerintahkan kepadaku - bila melihatnya agar aku bertasbih dan beristighfar sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Tobat. Kini aku telah melihatnya." Lalu membaca surah ini.' (HR Muslim & Ahmad).

Hadits tersebut menjelaskan tentang Rasulullah yang banyak memuji dan memohon ampunan di akhir hayatnya, yang mana sebelumnya Allah SWT telah mengisyaratkan kepada beliau melalui wahyu Surah An-Nashr.

Sehingga ketika ia menyaksikan pertolongan Allah telah datang yakni kemenangan dan melihat banyak penduduk Makkah yang masuk Islam, Rasulullah menyadari bahwa kematian baginya telah dekat.

Riwayat lain dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: 'Ketika turun ayat idza ja'a nashrullahi wal fath (potongan surah An Nasr)', Nabi SAW berkata: "Kematian diriku telah diumumkan." Beliau wafat di tahun itu.' (HR Ahmad)

Simak Video "Massa Aksi Bela Al-Qur'an Ancam Demo Tiap Jumat, Jika..."
[Gambas:Video 20detik]
(rah/rah)