Al Muthaffifin Artinya Orang-orang yang Curang, Siapa Mereka?

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 16 Des 2021 13:00 WIB
Holy Al-Quran with Allah name on it embraced with beads.
Ilustrasi Al Quran yang salah satu suratnya Al Muthaffifin berarti orang-orang curang. Foto: iStock
Jakarta -

Al Muthaffifin artinya orang-orang yang curang dan merupakan salah satu nama surat yang diturunkan oleh Allah SWT dalam Al Quran. Surat yang terdiri dari 26 ayat ini diturunkan di Kota Mekah setelah surat Al Ankabut.

"Surat Al Muthaffifin bermakna orang-orang yang curang. Diturunkan di Mekkah sesudah surat Al Ankabut," tulis Prof Dr Teungku Muhammad Hasbi ash-Shiddieqy dalam Tafsir Al-Quranul Majid An-Nur Jilid 4.

Menurut sebagian ulama yang dikutip dari buku tersebut, Al Muthaffifin ini merupakan surat terakhir yang turun di Mekah. Sebab itu, kandungannya berisi tentang keadaan penduduk Madinah yang ditemui oleh Nabi Muhammad SAW.

Lantas, kenapa dinamakan orang yang curang dan siapa yang dimaksud curang dalam surat ini?

Diriwayatkan dari An Nasa'i dan Ibnu Majah dengan sanad sahih dari Ibnu Abbas, mereka berkata,

لما قدم نبي الله صلى الله عليه وسلم المدينة كانوا من أخبث الناس كيلا فأنزل الله: { وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ } فحسنَّوا الكيلَ بعد ذلك

Artinya: "Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, penduduk itu adalah orang yang paling mengurangi takaran lalu Allah pun menurunkan firmanNya yang berbunyi, 'Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang) [QS Al Muthaffifin: 1],' Setelah itu mereka menimbang dengan baik." (HR An Nasa'i).

Jadi, berdasarkan penjelasan asbabun nuzul atau sebab turunnya ayat di atas, orang-orang yang curang dalam surat ini ditujukan bagi mereka yang mengurangi timbangan saat menjual dan menamba timbangan saat membeli sesuatu.

Kemudian, dijelaskan pada ayat lain dalam surat Al Muthaffifin yang artinya orang-orang curang tentang hukuman bagi mereka. Mereka yang berani melanggar perintah Allah SWT, segala amal perbuatannya akan dicatat dalam kitab Sijjin dan dimasukkan ke dalam neraka.

Sebaliknya, bagi mereka yang taat akan dijanjikan Allah SWT suka dengan berbagai kenikmatannya. Catatan segala amal perbuatan mereka pun tertulis dalam kitab Illiyyin.

Adapun penjelasan di atas disebutkan secara lengkap dalam firmanNya surat Al Muthaffifin ayat 1-6 yang berbunyi,

(1) وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ
(2) الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
(3) وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ
(4) أَلَا يَظُنُّ أُولَٰئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ
(5) لِيَوْمٍ عَظِيمٍ
(6) يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya: "1. Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!

2. (Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,

3. dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.

4. Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,

5. pada suatu hari yang besar,

6. (yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam."

Selain perilaku curang dalam hal jual beli, sebagaimana yang dilansir dari buku Manajemen Pendidikan AntiKorupsi karya Dr H Masduki Duryat, MPdI dan Prof Dr H Jamali Sahrodi, M Ag disebutkan, tindakan korupsi juga termasuk dalam kategori Al Muthaffifin ini. Meskipun tidak ada batas kecurangan yang dimaksud, namun surat Al Muthaffifin dapat mencakup tindakan curang dalam skala kecil maupun besar.

"Dalam konteks Islam, salah satu bentuk tindak korupsi adalah mengurangi takaran (timbangan). Ahli tafsir banyak yang mendefinisikan bawa korupsi termasuk dalam kategori Al Muthaffifin yang dilaknat," tulis buku tersebut.

Dengan demikian pula diketahui bahwa, Islam sangat serius mengajarkan umatnya agar menghindari dari segala bentuk kecurangan. Terbukti dalam surat Al Muthaffifin yang artinya orang-orang yang curang.



Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia